Home Finance Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan
Finance

Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan

Share
Pasar Asuransi Mobil Listrik Menggeliat, Oona (ABDA) Raup Cuan
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten asuransi umum PT. Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) atau Oona Insurance Indonesia (Oona) mencatatkan kenaikan laba bersih 20,65% pada kuartal III-2026.

Melalui laporan keuangannya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk ABDA tercatat sebesar Rp134,36 miliar. Angka ini naik dari tahun lalu sebesar Rp111,36 miliar.

Peningkatan laba ini ditopang oleh premi bruto gabungan (GWP) yang naik 49,7% secara yoy menjadi sebesar Rp1,1 triliun. Hal ini berbanding terbalik dengan GWP industri asuransi umum di kuartal kedua yang tercatat sebesar -0.5%.

President Director & CEO of Oona Insurance Indonesia Vincent C. Soegianto mengatakan, kenaikan ini mengikuti pangsa pasar Oona di segmen kendaraan bermotor yang meningkat dari 3,2% menjadi 3,8% dengan kenaikan GWP sebesar Rp 72,3 miliar.

Saat ini, porsi produk asuransi kendaraan mendominasi portofolio produk Oona Insurance, dengan porsi lebih dari 50%. Dari porsi tersebut, asuransi Electric Vehicle (EV) tengah menjadi penggerak utama.

“Sekarang kita punya market share di EV sekitar 8%. Jadi we are the leading EV insurer in Indonesia. Apa yang kita lakukan menjadi benchmark,” kata Vincent dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu, (4/11/2026).

Untuk mendukung peningkatan volume ini, Oona terus memperkuat infrastruktur klaim digital serta menyederhanakan alur kerja proses operasional bisnisnya. Dengan menyederhanakan proses klaim, mempercepat persetujuan perbaikan melalui workshop atau pelatihan mitra resmi, serta menerapkan pengendalian risiko yang ketat.

“Menjelang tahun 2027, fokus kami adalah membangun ekosistem asuransi yang dapat diakses dengan lancar melalui setiap saluran, mulai dari mitra lembaga keuangan dan agen hingga platform digital langsung,” tutup Vincent.

Dari segi permodalan, jumlah aset perseroan tercatat sebesar Rp2,95 triliun. Adapun ekuitas dan liabilitasnya masing-masing tercatat sebesar Rp1,85 triliun, dan Rp1,09 triliun.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *