Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat program Belanja Nasional sepanjang 2025 menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp393,79 triliun. Pemerintah pun menilai capaian tersebut mencerminkan konsumsi masyarakat yang tetap tumbuh, dan menjadi penopang aktivitas ekonomi domestik.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, program belanja nasional dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai asosiasi pelaku usaha untuk mendorong daya beli masyarakat.
“Kementerian Perdagangan mendukung program Belanja Nasional 2025 yaitu bekerja sama dengan asosiasi usaha untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat,” kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Ia mengungkapkan, total transaksi yang tercatat sepanjang pelaksanaan program tersebut mencapai hampir Rp400 triliun.
“Sepanjang tahun 2025, total nilai transaksi yang tercatat dari program ini sebesar Rp393,79 triliun. Angka ini tentu bukan sekadar statistik, melainkan gambaran riil bahwa konsumsi masyarakat Indonesia masih tumbuh di pasar dalam negeri yang terus bergerak,” ujarnya.
Selain mendorong konsumsi, Kemendag juga memperkuat pemberdayaan pelaku usaha, khususnya UMKM.
“Sepanjang tahun 2025, Kementerian Perdagangan telah mendampingi dan memfasilitasi sebanyak 38.356 UMKM dengan tiga fokus utama, yaitu peningkatan daya saing sebanyak 34.746 UMKM,” jelas dia
Ia menjelaskan, pendampingan tersebut mencakup digitalisasi UMKM, sertifikasi, pendampingan waralaba, penguatan branding, hingga perluasan akses pasar melalui pameran dan kemitraan.
Selain itu, Kemendag juga terus mengampanyekan penggunaan produk lokal agar semakin banyak UMKM menjadi tuan rumah di pasar domestik.
Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan bersama sejumlah asosiasi pelaku usaha, yakni Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), terus mendorong konsumsi masyarakat melalui berbagai program belanja nasional. Program tersebut meliputi Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang dikemas dalam momentum Diskon Lebaran dan Holiday Sale, Friday Mubarak, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), hingga Every Purchase Is Cheap (EPIC) Sale.
Leave a comment