Home Finance Pendiri Google Pilih Kasih Rp1,8 Triliun ke Ormas daripada Bayar Pajak
Finance

Pendiri Google Pilih Kasih Rp1,8 Triliun ke Ormas daripada Bayar Pajak

Share
Pendiri Google Pilih Kasih Rp1,8 Triliun ke Ormas daripada Bayar Pajak
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Lebih dari US$100 juta atau sekitar Rp1,8 triliun telah diberikan oleh pendiri Google Sergey Brin untuk menentang usulan pajak kekayaan bagi miliarder di California, Amerika Serikat.

Mengutip Fortune, tambahan dana sebesar US$20 juta telah disalurkan kepada Building a Better California, sebuah komite aksi politik (PAC) dan organisasi advokasi yang digunakan untuk menolak pajak miliarder di California serta mendukung kebijakan pro-bisnis.

Dengan tambahan tersebut, total sumbangan Brin kepada kelompok itu telah mencapai US$102 juta. Sementara itu, usulan pajak tersebut dijadwalkan akan dimasukkan ke dalam surat suara melalui Proposition 40 pada November mendatang. Dalam aturan yang diusulkan, pajak satu kali sebesar 5% akan dikenakan kepada sekitar 200 miliarder di California.

Sebanyak 90% penerimaan pajak akan dialokasikan untuk program layanan kesehatan negara bagian, sedangkan 10% sisanya digunakan untuk pendidikan, bantuan pangan, dan administrasi.

Dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai hampir US$270 miliar, Brin berpotensi menghadapi kewajiban pajak lebih dari US$13 miliar jika aturan tersebut disahkan.

California, negara bagian dengan populasi terbanyak, telah menjadi pusat perbincangan mengenai ekonomi berbentuk huruf K, atau kesenjangan nasib antara mereka yang memiliki kekayaan dan mereka yang tidak memilikinya.

Meskipun “Golden State” ini memiliki PDB sebesar US$4 triliun, yang menjadikan skala ekonominya setara dengan Inggris, sebanyak 18% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Ini merupakan angka tertinggi di Amerika Serikat, yang sebagian disebabkan oleh tingginya biaya hidup di wilayah tersebut.

Usulan kebijakan yang akan diputuskan melalui pemungutan suara ini telah memicu penolakan di kalangan orang terkaya di California, seperti mantan CEO Google Eric Schmidt dan salah satu pendiri PayPal Peter Thiel, keduanya telah memberikan sumbangan kepada organisasi-organisasi yang menentang usulan tersebut.

Brin membandingkan usulan itu dengan pengalaman masa kecilnya yang tumbuh dalam sistem sosialis Uni Soviet.

“Saya melarikan diri dari sosialisme bersama keluarga saya pada tahun 1979 dan mengetahui betapa menghancurkan dan menindasnya masyarakat yang tercipta di Uni Soviet akibat sistem tersebut. Saya tidak ingin California berakhir dengan nasib serupa,” ujarnya dalam sebuah pernyataan kepada New York Times pada April lalu.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *