
Jakarta, CNBC Indonesia – John F. Kennedy pernah menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat. Namun, ketika sang kakak duduk di Gedung Putih, adik kandungnya justru hidup jauh dari sorotan dunia.
Rosemary Kennedy, adik JFK, disembunyikan dari kehidupan publik dan keluarga selama sekitar 20 tahun. Kondisi ini terjadi setelah sebuah operasi otak yang dilakukan ketika Rosemary masih muda justru membuat keadaannya jauh lebih buruk.
Rosemary merupakan anak ketiga dari pasangan Joseph Kennedy dan Rose Elizabeth. Dia lahir pada 13 September 1918 dan menjadi salah satu anggota keluarga Kennedy yang memiliki kondisi berbeda dibandingkan saudara-saudaranya.
Dikutip dari JFK Library, saat Rosemary dilahirkan di rumah sakit, proses persalinannya tidak ditangani langsung oleh dokter, melainkan seorang perawat. Namun, perawat tersebut disebut tidak berani membantu proses kelahiran.
Akibatnya, Rosemary didiamkan di jalur lahir selama sekitar dua jam. Kondisi itu membuat pasokan oksigen berkurang dan berdampak pada kerusakan otak.
Setelah dokter datang, Rosemary akhirnya berhasil dilahirkan. Namun, dampaknya terlihat dalam masa pertumbuhannya.
Rosemary mengalami kesulitan belajar. Perkembangan emosinya juga tidak stabil. Kondisinya berbeda jauh dengan saudara-saudaranya yang dikenal memiliki kemampuan tinggi di bidang masing-masing.
Keadaan tersebut kemudian membuat ayahnya, Joseph Kennedy, mengambil keputusan besar. Dia mengizinkan dokter melakukan operasi lobotomi terhadap Rosemary.
Pada era 1940-an, lobotomi memang menjadi salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi persoalan perilaku dan emosi. Namun, operasi tersebut juga memiliki risiko besar.
Alih-alih membuat kondisi Rosemary membaik, operasi tersebut justru membuatnya mengalami kerusakan yang lebih parah. Rosemary menjadi lumpuh dan kemampuan geraknya ikut terdampak.
Setelah itu, Rosemary tidak lagi menjalani kehidupan seperti sebelumnya. Dia diasingkan ke suatu tempat dan tinggal bersama seorang perawat.
Dikutip dari New York Times, Rosemary kemudian dijauhkan dari hiruk pikuk dunia. Lokasi tempat tinggalnya tidak diketahui warga AS. Dia juga tidak mengetahui banyak hal yang terjadi di luar tempat tinggalnya.
Bahkan, ketika John F. Kennedy menjadi Presiden AS pada 1961, Rosemary berada jauh dari kehidupan publik. Dia juga tidak mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di luar.
Pengasingan tersebut berlangsung selama sekitar 20 tahun. Rosemary baru menemui ibunya pada 1969. Namun, pertemuan ibu dan anak itu berlangsung dramatis karena Rosemary menolak bertemu ibunya.
Setelah itu, Rosemary memilih menutup diri dari keluarga Kennedy. Dia kemudian tinggal di panti jompo hingga akhir hayatnya. Rosemary Kennedy meninggal dunia pada 7 Januari 2005.
(mfa/mfa)
Leave a comment