
Jakarta, CNBC Indonesia – Kondisi kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan telah membuat sebagian masyarakat harus beraktivitas dengan kondisi udara yang kurang nyaman. Bagi masyarakat yang memiliki risiko terhadap gangguan pernapasan, paparan asap juga dapat menjadi perhatian tersendiri.
Melihat kondisi tersebut, Bank Mandiri melalui program Mandiri Peduli hadir memberikan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari perlengkapan perlindungan diri hingga akses pemeriksaan kesehatan pernapasan.
SEVP Corporate Relations Bank Mandiri Wisnu Trihanggodo mengatakan, kehadiran Bank Mandiri di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi yang berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.
“Bank Mandiri ingin hadir dan memberikan dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami memahami bahwa kondisi asap dapat membuat aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman, termasuk bagi mereka yang memiliki risiko terhadap gangguan pernapasan. Karena itu, pada kesempatan ini Bank Mandiri menyalurkan sejumlah perlengkapan pendukung bagi masyarakat, antara lain masker, obat tetes mata, serta kebutuhan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di lapangan,” ujar Wisnu, dalam keterangan resminya, Senin (31/8).
Secara keseluruhan, dukungan perlengkapan tersebut ditujukan kepada 28.000 penerima manfaat di sejumlah wilayah operasional Bank Mandiri di Sumatra dan Kalimantan. Penyaluran dukungan tersebut juga dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pernapasan, seperti yang dilaksanakan bagi masyarakat di wilayah Palembang dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Adapun, pemeriksaan kesehatan pernapasan tersebut menjangkau hingga 280 penerima manfaat di masing-masing titik pelaksanaan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan di tengah situasi yang dihadapi.
Program ini menjadi bentuk kepedulian Bank Mandiri untuk membantu masyarakat mendapatkan perhatian kesehatan yang dibutuhkan secara lebih mudah. Kehadiran langsung di lapangan juga menjadi bagian dari upaya perseroan untuk memastikan dukungan yang diberikan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Wisnu menambahkan, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Mandiri untuk memastikan kehadiran perseroan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah operasionalnya. Menurutnya, dukungan sosial tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui kehadiran yang dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi yang sedang terjadi.
“Bagi kami, kepedulian kepada masyarakat diwujudkan dengan hadir secara langsung dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. 261 cabang Bank Mandiri yang berada di lokasi terdampak Karhutla turut terlibat dalam membagikan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas keseharian dengan lebih nyaman,” pungkas Wisnu.
(dpu/dpu)
Leave a comment