Home Finance Jumlah Penumpang Whoosh Turun Saat Musim Liburan 2026, Ada Apa?
Finance

Jumlah Penumpang Whoosh Turun Saat Musim Liburan 2026, Ada Apa?

Share
Jumlah Penumpang Whoosh Turun Saat Musim Liburan 2026, Ada Apa?
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Jumlah pengguna Kereta Cepat Whoosh selama musim liburan tahun ini turun tajam. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penumpang Whoosh pada Juli 2026 mencapai 579 ribu orang. Jumlah ini adalah yang tertinggi tahun ini. Namun, jumlah penggunanya turun 0,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (580 ribu).

Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah semester genap, yang turut mendorong perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dan penggunaan berbagai moda transportasi.

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Juli 2026 mencapai 107,44 juta perjalanan, naik 7,23% dibandingkan Juli 2025, dengan Jawa Barat yang menjadi tujuan terbesar bagi wisnus pada Juli 2026.

Pengguna di Libur Sekolah Turun

Perjalanan Whoosh sepanjang 2026 menunjukkan pergerakan yang menguat setelah sempat turun pada awal tahun. Peningkatan penumpang sangat terasa pada Juni-Juli atau musim libur sekolah.

Pada Juni-uli 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 1,102 juta orang. Jumlahnya turun dibandingkan Juni-Juli 2026 (1,135 juta orang) dan Juni-Juli 2024 (1,154 juta orang).

Jika dilihat Juli saja, angkanya juga turun.

Meski menjadi rekor sepanjang 2026, jumlah perjalanan Whoosh pada Juli juga sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Juli 2025, perjalanan tercatat sekitar 580 ribu, atau sekitar 1 ribu lebih tinggi dibandingkan Juli 2026.

Jika dibandingkan dengan Juli 2024, jaraknya lebih lebar. Saat itu, jumlah perjalanan Whoosh mencapai sekitar 618 ribu, atau sekitar 39 ribu lebih tinggi dibandingkan Juli 2026.

Penurunan jumlah penumpang di Juli dan musim liburan Juni-Juli 2026 kemungkinan besar disebabkan oleh harga tiket dan perubahan promo.

 

Untuk Juli 2026, KCIC menerapkan dynamic pricing selama periode libur sekolah dengan tarif kelas premium economy mulai dari Rp250 ribu. Sementara itu, tarif yang tercatat pada Juli 2024 berada di kisaran Rp150-200 ribu.

Dynamic pricing sendiri sudah berlaku sejak Februari 2024, dengan pilihan tarif Rp150 ribu, Rp175 ribu, Rp200 ribu, Rp225 ribu hingga Rp250 ribu.

Pada musim liburan, promo adalah diskon sebesar 20% untuk perjalanan menuju Stasiun Halim (Jakarta) dalam rangka memperingati HUT ke-497 Kota Jakarta. Namun, harga pada musim liburan 2024 lebih bervariasi dan murah.

Pada musim liburan 2025, strategi promo jauh lebih agresif. Selama libur sekolah Juni-Juli, KCIC menawarkan diskon hingga 50%, termasuk 20% untuk rombongan, 43% melalui Frequent Whoosher Card, dan 50% melalui Whoosh Edutrip.

Sementara pada musim liburan 2026, pola promosi semakin bergeser dari diskon langsung ke voucher dan cashback melalui platform digital. 

 

(mae/mae)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *