Home Finance Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India
Finance

Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India

Share
Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) terus memperluas jangkauan sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ke berbagai negara. Setelah terhubung dengan enam negara, BI kini tengah menjajaki kerja sama QRIS antarnegara dengan Hong Kong, Timor Leste, India, hingga Arab Saudi.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS telah berkembang pesat sejak diluncurkan sekitar tujuh tahun lalu. Menurutnya, sistem pembayaran berbasis kode QR tersebut menjadi salah satu inovasi yang berperan penting menjaga aktivitas transaksi masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Nah, kita lihat bahwa transaksi QRIS ini udah usianya udah 7 tahun ya. Kita lihat di sini bahwa dia merupakan game changer, dia penyelamat pada saat COVID transaksi tetap berjalan karena bisa tanpa tatap muka dilakukan pembayaran,” ujar Filianingsih dalam Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (5/9/2026).

Hingga Juli 2026, volume transaksi QRIS tercatat telah mencapai 15 miliar transaksi. Sementara jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS mencapai 45 juta merchant dan pengguna QRIS telah menyentuh 67 juta orang.

Menurut Filianingsih, layanan QRIS saat ini telah didukung oleh 96 bank, 60 lembaga non-bank, dan empat perusahaan switching.

BI juga telah memperluas penggunaan QRIS ke luar negeri melalui skema pembayaran lintas batas atau cross-border payment. Saat ini, QRIS Indonesia telah terhubung dengan enam negara, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

“Jadi artinya kalau nanti teman-teman pergi ke enam negara itu nggak perlu pergi ke money changer, tidak perlu tukar uang di sana, cukup pakai handphone-nya asal ada saldonya,” kata Filianingsih.

Ia menegaskan QRIS tidak lagi hanya digunakan di dalam negeri, tetapi telah menjadi instrumen pembayaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia saat bepergian ke luar negeri.

Ke depan, BI menargetkan perluasan konektivitas QRIS dengan sejumlah negara dan wilayah lainnya. Saat ini, diskusi intensif tengah dilakukan dengan Hong Kong, Timor Leste, dan India. Selain itu, BI juga berharap kerja sama serupa dapat segera terealisasi dengan Arab Saudi.

Filianingsih mengatakan konektivitas dengan Arab Saudi akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah umrah maupun haji karena transaksi dapat dilakukan langsung melalui ponsel tanpa perlu menukarkan uang terlebih dahulu.

“Nanti kalau pergi umrah pergi haji nggak perlu tukar-tukar duit ya cukup bawa handphone-nya dan diisi saldonya,” ujarnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *