Home Finance Saat Wapres Pilih Mengundurkan Diri Gara-Gara Ribut dengan Presiden
Finance

Saat Wapres Pilih Mengundurkan Diri Gara-Gara Ribut dengan Presiden

Share
Saat Wapres Pilih Mengundurkan Diri Gara-Gara Ribut dengan Presiden
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi secara tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan yang baru diembannya kurang dari 10 bulan. Keputusan tersebut menjadi catatan sejarah karena Nchimbi disebut sebagai wakil presiden pertama Tanzania yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Mengutip laporan BBC International pada Kamis (27/8) lalu, pengunduran diri Nchimbi terjadi di tengah dugaan memburuknya hubungan dengan Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan dalam beberapa pekan terakhir.

Lewat unggahan surat singkat di akun Instagram pribadinya, politisi berusia 54 tahun itu menyatakan mundur demi menghormati kehendak presiden. Kabar tersebut telah dibenarkan oleh pihak kepresidenan serta sumber internal kantornya.

Emmanuel menyatakan bahwa ia akan pensiun dari kehidupan publik pada akhir pekan depan. Pengunduran diri ini terjadi kurang dari 10 bulan setelah ia dilantik sebagai wakil dari Samia.

Perlu diketahui, sebelumnya, mereka berdua adalah pasangan yang memenangkan pemilihan presiden pada Oktober tahun lalu, dan resmi dilantik pada bulan November setelah menyapu bersih 98% suara. Pemilu tersebut dipenuhi sengketa dan memicu protes kekerasan yang berujung pada kematian sedikitnya 500 orang menurut penyelidikan resmi.

Kelompok oposisi dan organisasi hak asasi manusia bahkan menuduh pasukan keamanan melakukan tindakan keras dan brutal terhadap para pengunjuk rasa anti-pemerintah pasca pemungutan suara.

Terkait keputusannya untuk lengser, Emmanuel menyinggung janji yang pernah ia buat kepada Samia bahwa ia siap pergi dari jabatannya jika sang presiden menginginkan wakil yang baru.

“Saya telah menjadi yakin, tanpa keraguan, bahwa presiden menginginkan perubahan, dan oleh karena itu saya telah memutuskan untuk memenuhi janji saya,” ungkapnya.

Ia turut mengucapkan terima kasih kepada presiden, partai penguasa Chama Cha Mapinduzi (CCM) atas kepercayaan mereka, serta kepada seluruh rakyat Tanzania atas dukungannya. Ia menegaskan bahwa ia meninggalkan jabatannya sesuai dengan konstitusi negara dan akan terus menjadi warga negara Tanzania yang baik.

Keretakan hubungan dengan Samia diduga kuat dipicu oleh sejumlah pernyataan kontroversial yang dilontarkan Emmanuel dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan lalu, ia secara terbuka mendesak rakyat Tanzania untuk memperjuangkan konstitusi baru dan berargumen bahwa ada peluang untuk mengamankannya sebelum tahun 2030.

Ia mengaitkan kehadiran konstitusi baru tersebut sebagai jalan keluar yang esensial untuk mengatasi ketidakadilan, memperkuat hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta demokrasi.

Sebagai informasi, Emmanuel bukanlah sosok sembarangan dalam kancah politik Tanzania. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal CCM dan memegang berbagai posisi strategis di pemerintahan, termasuk Menteri Informasi dan Dalam Negeri, sebelum akhirnya menjadi Duta Besar Tanzania untuk Brasil dan Mesir.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *