
Jakarta, CNBC Indonesia — Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent mengatakan “sebuah bank besar” akan dikenai sanksi minggu depan. Dia menjelaskan pemilihan hari Senin dikarenakan AS ingin memperingati tragedi 11 September pada hari Jumat ini.
“Kita akan melakukannya pada hari Senin karena kita ingin menghormati kenangan warga negara kita yang gugur pada 11 September. Tapi tunggu saja kabar selanjutnya pada hari Senin,” kata Bessent saat tampil di “Real America’s Voice,” pada hari Kamis, dikutip dari CNBC, Jumat (9/11/2026).
Ia tidak menyebutkan nama lembaga keuangan atau negara asal bank besar tersebut.
Pengumuman ini muncul setelah pemerintahan Trump memberikan sanksi kepada cabang Dubai dari bank terbesar kedua di Mesir yang diyakini telah memberikan dana sebesar US$1,8 miliar kepada Iran. Menurut Bessent, bank terbesar di Turki “yang telah memberikan dana kepada Iran” juga akan ditutup.
Sejak konflik Timur Tengah dimulai pada bulan Februari, AS telah menerapkan serangkaian langkah ekonomi terhadap Iran, termasuk sanksi. Namun, pemerintahan Trump meningkatkan tekanannya bulan lalu melalui apa yang disebut Bessent sebagai “Operasi Economic Outcast,” yang memberlakukan sanksi terhadap hampir 60 entitas, kapal, dan individu.
Cakupan sanksi sekunder juga diperluas terhadap mereka yang terlibat dalam bisnis dengan Iran di berbagai industri, termasuk perkapalan dan teknologi.
(mkh/mkh)
Leave a comment