Home Finance AS Bongkar Misi Rahasia, 150 Pesawat Terobos Iran
Finance

AS Bongkar Misi Rahasia, 150 Pesawat Terobos Iran

Share
AS Bongkar Misi Rahasia, 150 Pesawat Terobos Iran
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Rekaman yang baru dibuka untuk publik mengungkap keberadaan pasukan darat Amerika Serikat (AS) jauh di dalam wilayah Iran dalam operasi penyelamatan dua penerbang AS. Keduanya merupakan pilot pesawat tempur yang ditembak jatuh di dekat Isfahan pada April lalu.

Misi tersebut melibatkan puluhan personel yang dikerahkan di darat dan ratusan personel di udara. Sementara itu, ribuan personel lainnya turut terlibat sebagai pendukung operasi penyelamatan tersebut.

Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper dalam sebuah wawancara dengan CBS mengatakan bahwa lebih dari 90 personel militer AS berada langsung di lapangan. Ia menyebut operasi tersebut sebagai kehadiran pasukan darat AS pertama yang diakui secara resmi di Iran dalam 46 tahun.

Pesawat F-15E Strike Eagle yang membawa dua awak ditembak jatuh pada 3 April oleh rudal panggul Iran yang diperkirakan bernilai sekitar US$100.000 atau sekitar Rp1,76 miliar, saat melancarkan serangan terhadap fasilitas terkait program rudal dan drone Iran di selatan Isfahan. Sementara itu, harga pesawat yang jatuh tersebut ditaksir sekitar US$30 juta atau Rp528 miliar.

Kedua awak, yang hanya disebut dengan call sign “Alpha” dan “Bravo”, berhasil melontarkan diri dan mendarat terpisah sekitar 8 kilometer. Alpha berhasil dievakuasi beberapa jam kemudian setelah AS mengerahkan 21 pesawat ke wilayah Iran, meski sebuah helikopter terkena tembakan senjata ringan dan sebuah pesawat A-10 yang ikut dalam pencarian juga ditembaki hingga pilotnya terpaksa melontarkan diri.

Bravo yang mengalami patah tulang punggung, lengan, dan bahu bertahan sekitar dua hari di Iran ketika pasukan Iran melakukan pencarian. Rekaman inframerah yang dirilis kemudian memperlihatkan pesawat AS menyerang pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) di sekitar posisi Bravo sebelum dua pesawat angkut khusus mendarat di landasan darurat dan helikopter MH-6 “Little Bird” diterbangkan untuk menjemputnya.

Dua personel para-rescue Angkatan Udara AS terlihat turun langsung ke medan pegunungan untuk mengevakuasi Bravo yang terluka ke helikopter. CBS melaporkan total 339 amunisi ditembakkan atau dijatuhkan di wilayah Iran selama dua tahap penyelamatan, terdiri dari 123 amunisi dalam evakuasi Alpha dan 216 dalam misi Bravo.

Skala operasi juga membesar pada tahap kedua dengan pengerahan lebih dari 150 pesawat, termasuk 64 pesawat tempur, empat bomber, 48 tanker, 13 pesawat penyelamat, serta 26 pesawat intelijen dan peperangan elektronik.

Dua pesawat angkut MC-130J Commando II yang terjebak di tanah lunak akhirnya dihancurkan pasukan AS bersama helikopter Little Bird untuk mencegahnya jatuh ke tangan Iran; masing-masing MC-130J diperkirakan bernilai sekitar US$100 juta atau Rp1,76 triliun.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *