
Jakarta, CNBC Indonesia – China mendesak semua pihak menahan diri dan mengutamakan dialog setelah serangkaian serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi menimbulkan korban sipil serta merusak infrastruktur energi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing sangat prihatin terhadap dampak eskalasi terbaru di Yaman dan Laut Merah. Ia menilai serangan terhadap fasilitas sipil yang berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup masyarakat tidak dapat dibenarkan.
“China sangat prihatin atas jatuhnya korban di kalangan warga sipil yang tidak bersalah serta kerusakan pada fasilitas energi dan infrastruktur sipil lainnya akibat eskalasi terbaru di Yaman dan Laut Merah,” kata Guo kepada wartawan di Beijing, Senin (14/9/2026).
Menurut Guo, fasilitas sipil tidak boleh menjadi sasaran serangan, terlebih infrastruktur tersebut berperan penting dalam menopang kehidupan masyarakat.
China juga memperingatkan bahwa meningkatnya kekacauan di kawasan tidak akan menguntungkan pihak manapun. Beijing menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan keamanan seluruh negara.
“Kedaulatan dan keamanan semua negara harus dihormati, dan satu-satunya jalan keluar adalah menyelesaikan perselisihan melalui cara-cara politik dan diplomatik,” kata Guo.
Kelompok Houthi yang didukung Iran belakangan meningkatkan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap sejumlah kota serta fasilitas energi di Arab Saudi.
Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman menyebut sedikitnya 73 warga sipil terluka dalam serangan-serangan terbaru tersebut.
Pertempuran yang kembali meningkat memunculkan kekhawatiran bahwa Yaman akan terjerumus ke dalam konflik berskala penuh. Situasi itu mengancam ketenangan relatif yang berlangsung sejak April 2022.
Yaman telah mengalami perang selama hampir 12 tahun. Konflik tersebut pecah setelah Houthi merebut ibu kota Sanaa pada 2014.
Selain menyerang Arab Saudi, Houthi juga menargetkan kapal-kapal komersial yang melintas di Laut Merah. Arab Saudi, sebagai aktor eksternal utama yang mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, pada Juli lalu mengumumkan misi untuk membentuk aliansi maritim internasional.
(luc/luc)
Leave a comment