Home Finance Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini
Finance

Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini

Share
Kalbe (KLBF) Rencana Buyback Saham Rp500 Miliar Mulai Hari Ini
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal mencapai Rp500 miliar. Buyback akan dilaksanakan selama 3 bulai mulai hari ini, 16 September 2026 hingga 16 Desember 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), namun, periode tersebut dapat diakhiri lebih cepat oleh perseroan dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kalbe Farma memperkirakan biaya yang timbul dalam pelaksanaan buyback, termasuk biaya jasa perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya, maksimal sebesar 0,1% dari total nilai pembelian kembali saham. Dengan asumsi nilai buyback mencapai batas maksimal Rp500 miliar, maka secara matematis biaya tersebut setara dengan maksimal sekitar Rp500 juta.

Manajemen mengungkapkan, dana buyback tersebut akan menggunakan dana internal perusahaan. Penggunaan dana internal untuk buyback akan berdampak terhadap pendapatan bunga perseroan.

Kalbe Farma memperkirakan, apabila seluruh rencana pembelian kembali saham dilaksanakan, terdapat penurunan pendapatan bunga sekitar Rp8,4 miliar setelah periode buyback berakhir.

Meski demikian, manajemen Kalbe Farma menilai penurunan pendapatan bunga tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap perseroan. Artinya, penggunaan sebagian dana internal untuk membeli kembali saham dipandang masih dapat ditanggung dalam struktur keuangan perusahaan.

Menariknya, perseroan memperkirakan pelaksanaan buyback secara penuh justru akan memberikan dampak positif terhadap laba per saham atau earnings per share (EPS). Dengan mempertimbangkan penurunan pendapatan bunga dan berkurangnya jumlah saham beredar akibat pembelian kembali saham, Kalbe Farma memperkirakan EPS pro forma setelah seluruh buyback terlaksana mencapai Rp81,44 per saham.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan laba per saham yang dibukukan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, yakni sebesar Rp80,51 per saham. Dengan demikian, terdapat kenaikan sekitar Rp0,93 per saham, atau sekitar 1,15% dibandingkan EPS sebelumnya.

Harapannya, alsi korporasi tersebut diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada investor terhadap nilai fundamental saham perseroan. Selain itu, pembelian kembali saham dinilai memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal untuk jangka panjang.

Saham hasil buyback nantinya dapat menjadi saham treasuri yang dapat dialihkan pada masa mendatang dengan tetap mempertimbangkan nilai optimal bagi peningkatan nilai pemegang saham. Dengan mekanisme tersebut, perseroan memiliki fleksibilitas dalam menentukan pemanfaatan saham hasil buyback sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *