
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Tidur malam yang berkualitas bukan hanya soal berapa lama seseorang berada di tempat tidur. Kebiasaan sebelum tidur, termasuk pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi pada malam hari, juga dapat memengaruhi kualitas istirahat.
Pola tidur yang sehat atau sleep hygiene perlu didukung dengan pola makan yang baik. Memilih menu makan malam dan camilan secara bijak dapat membantu menghindari gangguan seperti sulit tidur, terbangun di tengah malam, hingga nyeri ulu hati akibat refluks asam lambung.
Secara umum, makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi menjelang tidur adalah yang mengandung stimulan, sulit dicerna, terlalu manis atau pedas, serta dapat memperparah heartburn.
Berikut sembilan jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari sebelum tidur melansir Sleep Health Solutions:
1. Alkohol dan minuman berenergi
Alkohol mungkin membuat seseorang lebih cepat mengantuk, tetapi efeknya dapat mengganggu siklus tidur pada malam hari. Konsumsi alkohol dapat mengurangi kualitas. Selain itu, alkohol membuat otot tubuh lebih rileks sehingga dapat memperburuk dengkuran maupun obstructive sleep apnea. Relaksasi sfingter esofagus juga dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung.
Sementara itu, minuman berenergi umumnya mengandung kafein dan stimulan lain yang dapat membuat tubuh tetap terjaga.
2. Makanan berat dan berlemak
Makanan yang tinggi lemak atau digoreng membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Mengonsumsi makanan seperti burger dengan keju, kentang goreng, gorengan, atau steik berukuran besar menjelang tidur dapat memicu gangguan pencernaan.
Makanan berat juga berpotensi memperburuk gejala GERD dan membuat tidur menjadi tidak nyaman.
3. Makanan dengan kandungan air tinggi
Terlalu banyak cairan atau makanan yang kaya air menjelang tidur dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil.
Beberapa makanan sehat, seperti semangka, mentimun, dan seledri, memiliki kandungan air yang tinggi. Karena itu, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan menjelang waktu tidur, terutama bagi orang yang mudah terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.
4. Makanan dan minuman dengan kafein tersembunyi
Kafein bukan hanya terdapat pada kopi. Teh, minuman bersoda, cokelat, es krim rasa kopi, serta makanan penutup yang menggunakan espresso atau kopi juga dapat mengandung kafein.
Sebagai stimulan, kafein dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk dan berpotensi mengganggu tidur yang lebih dalam serta durasi tidur REM.
Karena itu, perhatikan label makanan dan minuman, terutama jika dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur.
5. Camilan yang sangat manis
Camilan tinggi gula seperti sereal manis, permen, dan makanan penutup bukan pilihan ideal menjelang tidur.
Makanan dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah yang cepat. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan tidur, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
6. Makanan tinggi tiramin
Tiramin merupakan senyawa yang dapat memengaruhi aktivitas otak. Konsumsi makanan tinggi tiramin menjelang tidur pada sebagian orang dapat membuat tubuh lebih sulit rileks.
Beberapa makanan yang mengandung tiramin antara lain tomat, kecap asin, terong, red wine, dan keju yang telah melalui proses pematangan atau aged cheese.
7. Makanan pedas
Makanan pedas dapat menjadi masalah bagi kualitas tidur, terutama pada orang yang rentan mengalami heartburn atau refluks asam lambung.
Selain itu, makanan pedas dapat menimbulkan sensasi panas pada tubuh. Padahal, tubuh secara alami mengalami penurunan suhu saat bersiap untuk tidur. Karena itu, makanan dengan cita rasa sangat pedas sebaiknya dikonsumsi lebih awal, misalnya saat sarapan atau makan siang.
8. Makanan yang bersifat asam
Makanan dan minuman dengan tingkat keasaman tinggi juga dapat memperburuk refluks asam lambung pada sebagian orang.
Jus buah sitrus, bawang bombay mentah, white wine, dan saus tomat termasuk makanan yang perlu diperhatikan. Mengonsumsi makanan seperti pizza dengan saus tomat tepat sebelum tidur dapat meningkatkan risiko munculnya rasa tidak nyaman akibat heartburn.
9. Makanan yang menyebabkan perut kembung
Gangguan pencernaan dan perut kembung juga dapat menghambat tidur. Beberapa makanan tinggi serat atau sulit dicerna dapat menyebabkan produksi gas dan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.
Buah kering, kacang-kacangan, brokoli, kembang kol, dan kubis Brussel merupakan beberapa contoh makanan yang pada sebagian orang dapat menyebabkan kembung.
Meski buah dan sayuran kaya serat penting untuk kesehatan, konsumsinya dalam jumlah besar tepat sebelum tidur mungkin kurang ideal bagi orang yang mudah mengalami kembung atau gangguan pencernaan.
(hsy/hsy)
Leave a comment