Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus merampungkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Presiden Prabowo mengungkapkan pada akhir tahun ini jumlah KNMP yang rampung sebanyak 1.300-an.
“Pertama kali, akhir tahun ini sasaran kita 1.300 sekian desa nelayan,” ungkap Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).
Proyek kampung nelayan merah putih atau KNMP bukan hanya sekadar modernisasi. KKP akan membangun sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas masyarakat nelayan.
Sejumlah fasilitas utama di lokasi KNMP di antaranya pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan. Sehingga kampung nelayan di Indonesia tak lagi kumuh tetapi menjadi modern bak di negara maju.
Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama telah tuntas 100% per akhir April 2026. (Biro Humas KKP) Foto: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama telah tuntas 100% per akhir April 2026. (Biro Humas KKP)
|
“Jadi ini, apa itu pilot project ya, ada pabrik es, ada cold storage, ada balai pelatihan, ada tempat pelelangan, kemudian ada tempat untuk kapal-kapal diperbaiki, bengkel nelayan, ada dermaga,” beber Prabowo.
Menurut Prabowo, proyek KNMP ini adalah bukti kalau pemerintah sangat memperhatikan nelayan. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, Prabowo bilang kehidupan nelayan akan banyak berubah.
“Juga nanti desa nelayan. Jadi selama Indonesia 81 tahun merdeka desa-desa nelayan enggak diurus. Dia mau beli es enggak ada pabrik es, dia mau cari solar susah, dia mau cari jaring yang cocok juga susah. Enggak diurus dibiarin,” ujar Prabowo.
(wur/wur)

Leave a comment