
Jakarta, CNBC Indonesia – Emas umumnya ditemukan dalam bentuk butiran kecil yang kemudian dipisahkan melalui proses penambangan.
Namun, dalam sejumlah kasus langka, emas ditemukan dalam bentuk bongkahan atau gold nugget dengan berat mencapai puluhan kilogram.
Sejumlah penemuan besar terjadi pada masa gold rush atau demam emas, yakni periode ketika penemuan emas di suatu wilayah mendorong kedatangan banyak pencari emas. Di Victoria, Australia, penemuan emas pada abad ke-19 turut mendorong perkembangan wilayah pertambangan seperti Ballarat.
Beberapa bongkahan berukuran sangat besar bahkan harus dipotong sebelum dapat ditimbang. Hal tersebut terjadi pada Welcome Stranger di Victoria karena bongkahan itu harus dipecah menggunakan anvil agar dapat ditimbang di bank.
Daftar ini berfokus pada gold nugget aluvial, yakni bongkahan emas yang ditemukan sebagai endapan lepas. Karena itu, spesimen seperti Holtermann Nugget tidak dimasukkan. Holtermann Nugget merupakan massa emas yang masih melekat pada kuarsa dan slate, sehingga secara teknis berbeda dari gold nugget aluvial.
Australia Menjadi Lokasi Sejumlah Penemuan Terbesar
Australia menjadi lokasi beberapa penemuan bongkahan emas terbesar yang tercatat dalam daftar ini. Dua nama yang paling dikenal adalah Welcome Nugget dan Welcome Stranger, yang ditemukan di Victoria pada abad ke-19.
Menurut Sovereign Hill, Welcome Nugget ditemukan oleh 22 penambang di Ballarat pada 1858 dan memiliki berat sekitar 69 kilogram. Sovereign Hill mencatatnya sebagai nugget emas terbesar di dunia pada saat ditemukan. Welcome Nugget kemudian dijual dan dilebur sehingga tidak lagi dapat dilihat dalam bentuk aslinya.
Sementara itu, Welcome Stranger ditemukan di Moliagul, Victoria, pada 1869. Victorian Collections mencatat berat kotor bongkahan tersebut sekitar 109,51 kilogram, sedangkan berat bersih emasnya sekitar 72,02 kilogram. Bongkahan itu kemudian dilebur dan emasnya dikirim dalam bentuk batangan ke Bank of England.
Catatan sejarah mengenai berat Welcome Stranger berbeda-beda. Victorian Collections mencatat berat kotor 109,51 kilogram dan berat bersih emas 72,02 kilogram, sedangkan Museums Victoria mencatat beratnya sekitar 66 kilogram. Museums Victoria juga mencatat bahwa bongkahan tersebut merupakan nugget emas terbesar yang diketahui pada saat itu dan harus dipecah menggunakan anvil sebelum dapat ditimbang.
Brasil menjadi pengecualian penting melalui Pepita Canaã. Menurut Banco Central do Brasil, bongkahan tersebut ditemukan di kawasan tambang Serra Pelada, Pará, dengan berat 60,820 kilogram dan kandungan emas 52,332 kilogram. Banco Central menampilkan Pepita Canaã sebagai nugget emas terbesar yang dipamerkan di dunia.
Di bawah nama-nama tersebut terdapat sejumlah bongkahan berukuran lebih kecil. The Great Triangle dari Rusia memiliki berat sekitar 36,2 kilogram. Portal budaya Rusia yang dikelola Kementerian Kebudayaan Rusia mencatat bongkahan tersebut ditemukan pada 1842 dan kini disimpan dalam koleksi Diamond Fund di Kremlin.
Sementara itu, Hand of Faith dari Australia memiliki berat 875 troy ounce atau sekitar 27,66 kilogram. Menurut situs resmi Hand of Faith, bongkahan tersebut ditemukan pada 26 September 1980 di dekat Wedderburn, Victoria, menggunakan metal detector. Hand of Faith kemudian dijual kepada Golden Nugget Casino di Las Vegas pada 1981 dan masih dipamerkan secara permanen di sana.
Penemuan yang lebih baru memiliki ukuran jauh lebih kecil. Reunion Nugget yang ditemukan di sebuah sungai di Skotlandia pada 2019 memiliki berat 121,3 gram. Sky News melaporkan bahwa bongkahan tersebut ditemukan dalam dua bagian yang kemudian dapat disatukan. Saat itu, seorang ahli yang dikutip Sky News menyebutnya sebagai nugget emas terbesar yang diketahui masih ada di Inggris. Sky News juga mencatat adanya Douglas Nugget seberat 85,7 gram yang ditemukan sebelumnya di Skotlandia.
Penemuan lain yang menarik adalah Hiro’s Nugget di Inggris. Richard Brock menemukan bongkahan tersebut di Shropshire pada 2023 dengan berat 64,8 gram. Sky News melaporkan bahwa bongkahan tersebut diyakini sebagai nugget emas terbesar yang pernah ditemukan di tanah Inggris pada saat itu.
Meski jauh lebih kecil dibandingkan bongkahan emas dari era gold rush, penemuan-penemuan tersebut menunjukkan bahwa bongkahan emas berukuran besar tetap merupakan temuan yang jarang.
Perbedaan ukuran tersebut menunjukkan betapa jarangnya penemuan bongkahan emas dengan berat hingga puluhan kilogram.
Selain ukuran, keberadaan fisik bongkahan juga menjadi pembeda. Sejumlah nugget terbesar dalam sejarah telah dilebur setelah ditemukan sehingga tidak lagi dapat dilihat dalam bentuk aslinya.
Akibatnya, beberapa bongkahan emas terbesar yang pernah ditemukan kini hanya diketahui melalui catatan sejarah, dokumentasi, serta data berat yang tercatat pada saat penemuan.
Catatan: Angka berat dalam daftar dapat merujuk pada berat bruto, berat bersih emas, atau berat yang dilaporkan dalam sumber sejarah masing-masing. Karena itu, angka dari satu penemuan tidak selalu dapat dibandingkan secara langsung dengan angka penemuan lainnya. Status “terbesar” juga dapat berbeda bergantung pada definisi yang digunakan, misalnya berdasarkan nugget terbesar yang pernah ditemukan atau yang masih ada.
(dag/dag)
Leave a comment