Home Finance DPRD Takut Proyek Data Center AI BDx Sedot Habis Air-Listrik Warga
Finance

DPRD Takut Proyek Data Center AI BDx Sedot Habis Air-Listrik Warga

Share
DPRD Takut Proyek Data Center AI BDx Sedot Habis Air-Listrik Warga
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf khawatir pembangunan data center BDX tetap akan jalan meskipun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang kini masih berproses hasilnya buruk.

Pemerintah Provinsi Jabar diketahui menyetop sementara pembangunan data center di Jatiluhur itu karena syarat pembangunan masih berproses. Ini termasuk AMDAL dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Penghentian sementara, menurutnya bisa mengindikasikan dapat dilanjutkan. Meskipun dikhawatirkan hasil AMDAL berdampak pada kekurangan air dan listrik di kawasan tersebut.

“Jadi kalau bahasa sementara, satu, udah pasti ada indikasi dilanjut. Terlepas hasil amdalnya seperti apa? Gimana kalau ceritanya hasil amdalnya buruk? Misalkan nanti bakal menghabiskan air, listrik bakal kekurangan. Terus bakal berpengaruh terhadap suhu daerah tertentu, dan lain sebagainya,” kata Maulana kepada CNBC Indonesia, Jumat (2/10/2026).

“Gimana kalau minus kayak gitu? Berarti tetap dilanjut dong, yang penting amdalnya keluar, bukan melihat hasil amdalnya,” ucapnya menambahkan.

Dia menceritakan pada awalnya mengetahui groundbreaking BDX pada 22 September 2026, yang dihadiri pula oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melalui pemberitaan media. Setelah ditelusuri, seluruh komisi DPRD tak mengetahui pembangunan dan tidak ada rapat terkait hal tersebut sebelumnya.

Termasuk di komisi V tempatnya bernaung saat ini. Klaim yang beredar adalah data center dapat menyerap 3.000-an pekerja.

Maulana mengatakan tiap komisi akan membahas soal hal ini. Begitupun di Komisi V mempertanyakan soal kebutuhan tenaga kerjanya.

“Jadi di komisi 1 mulai mengawasi perizinannya, komisi 2 mulai mengawasi amdalnya, komisi 3 mulai mempertanyakan nilai investigasi, investasi dan keuntungannya. Komisi 4 mulai juga berusaha untuk masuk gitu ya, mengawasi pembangunan secara fisik. Dan kami di komisi 5 tentu sudah mulai juga mempertanyakan dan berusaha berlakukan komunikasi untuk mempertegas kebutuhan di ketanaga kerjaan nya,” dia menjelaskan.

Hingga kini, dia mengatakan baik Pemprov dan BDX belum berkomunikasi terkait hal ini dengan DPRD. Namun dia memastikan pihaknya akan mengawalnya.

“Belum, belum. Tapi tetap akan kita kawal kayaknya. Yakin akan kita kawal.” kata Maulana.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *