
Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa bumi mengguncang kawasan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/10/2026). Peristiwa ini menyebabkan sejumlah rumah warga dan fasilitas sekolah rusak.
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu mengatakan kerusakan tersebut ada di wilayah Perokonda, yakni di SD Islam dan dua rumah warga.
Teguh mengatakan guncangan gempa berkekuatan magnitudo 6,1 dirasakan warga pada skala IV-VI Modified Mercalli Intensity (MMI).
Skala IV MMI berarti guncangan dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, serta dinding berbunyi.
Sementara itu, skala VI MMI berarti getaran dirasakan oleh seluruh penduduk. Sebagian besar warga terkejut dan berlarian ke luar rumah, plester dinding berjatuhan, serta cerobong asap pabrik mengalami kerusakan ringan.
“Gempa dapat dirasakan pada skala IV hingga VI MMI,”ungkap Teguh dikutip dari detikcom hari ini.
Teguh melaporkan terdapat satu orang yang mengalami luka ringan akibat gempa tersebut.
“Kerusakan di berbagai wilayah dikategorikan sedang, dan diinformasikan ada satu orang luka ringan,” sambungnya.
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terjadi pada Minggu (4/10/2026) pukul 05.55 WIB. Pusat gempa berada di 14 km barat daya Kodi, Sumba Barat Daya.
“Gempa Mag: 6,1,” tulis BMKG.
Titik koordinat gempa berada di 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur dengan kedalaman tertentu. Gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.
(arj/arj)
Leave a comment