Home Finance Kuota Internet Dilarang Hangus, Komdigi Sebut Operator Masih Langgar
Finance

Kuota Internet Dilarang Hangus, Komdigi Sebut Operator Masih Langgar

Share
Kuota Internet Dilarang Hangus, Komdigi Sebut Operator Masih Langgar
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Komunikasi dan Digital mengungkapkan laporan tiga operator seluler yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSMART terkait penerapan aturan perlindungan sisa kuota internet milik pelanggan. Meski sudah memperluas pilihannya, paket non-rollover milik opsel masih ditemukan memberikan notifikasi saja.

“Secara umum ketiga operator sudah memperluas pilihan paket rollover. Namun, kami juga menemukan bahwa masih terdapat paket-paket non-rollover yang perlindungannya baru diberikan dalam bentuk notifikasi atau peringatan kepada pelanggan,” kata Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi Denny Setiawan dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Sabtu (3/10/2026).

Mulai dari 9 paket XLSMART masih menggunakan notifikasi, 71 paket Indosat menggunakan bentuk perlindungan lain termasuk notifikasi, dan Telkomsel dengan 76 paket menggunakan cara yang sama.

Denny mengatakan notifikasi belum cukup memberikan pelindungan yang dimaksud dalam putusan Mahkamah Konstitusi. Dari evaluasi pemerintah, mekanisme perlindungan pun tidak cukup hanya yang bersifat preventif.

Perlindungan, perlu dilakukan dengan mekanisme memberikan perlindungan substantif. Artinya melindingi nilai ekonomi dari sisa kuota yang dimiliki pelanggan.

“Notifikasi hanya mengingatkan pelanggan bahwa kuotanya akan berakhir. Yang kami dorong adalah adanya mekanisme yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk tetap memperoleh manfaat ekonomi dari kuota yang sudah mereka beli,” tegasnya.

Pihak Komdigi juga memastikan akan memonitor implementasi perlindungan sisa kuota oleh operator. Termasuk meminta penyesuaian pada mekanisme sesuai putusan MK.

Berikut hasil laporan opsel soal pelindungan sisa kuota internet pelanggan:

XLSMART

Menyediakan 92 paket rollover, terdiri dari 18 paket baru setelah putusan MK dan 74 telah tersedia sebelumnya. Untuk XL dan Axia yang telah menawarkan fitur rollover berjumlah 38 paket XL dan 38 paket AXIS.

Jumlah keseluruhan dari 101 paket yang dilaporkan XLSMART, 92 paket menggunakan mekanisme rollover. Masih ada 9 paket dengan menggunakan perlindungan lain berupa penguatan informasi dan notifikasi.

Indosat

Sebanyak 94 paket dilaporkan dengan seluruhnya memiliki bentuk pelindungan pada sisa kuota. Dari hasil evaluasi, 23 paket menggunakan mekanisme rollover dan 71 paket menggunakan bentuk perlindungan lain yakni tambahan notifikasi pada H-7 dan H-2 sebelum paket berakhir.

Telkomsel

Dari 95 paket yang dilaporkan, 19 paket menggunakan mekanisme rollover dan 76 paket menggunakan bentuk perlindungan lain berupa notifikasi intens soal masa berlaku dan sisa kuota.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *