
Jakarta, CNBC Indonesia- Perdagangan dan transaksi asset kripto di Indonesia terus bertumbuh di tengah gejolak global 2026. Per Agus 2026, OJK mencatat transaksi asset kripto naik 12,87% (mtm) menjadi Rp 23,16 Triliun dengan jumlah investor bertumbuh 1,23% (mtm) menjadi 23,21 juta akun.
Dari sisi perdagangan pasar kripto, tren Harga asset kripto masih mencatatkan penguatan dengan Harga Bitcoin mendekati USD 85.000 atau melonjak hingga 40%. CEO Ajaib Kripto, Adrian Sudirgo menyebutkan kenaikan Harga Bitcoin terjadi setelah melemah di semester I-2026serta didorong oleh sentiment global termasuk ketidakpastian di pasar keuangan AS.
Tren penguatan Harga Bitcoin menjadi kabar baik bagi pasar aset kripto meski pergerakan harganya masih akan sangat terganggu dengan perkembangan sentimen pasar termasuk suku bunga hingga pergerakan yield US Treasury. Di sisi lain masuknya investor institusi ke pasar kripto turut mendorong daya Tarik investasi kripto dan menjaga stabilitas Harga.
Seperti apa prospek dan tantangan investasi aset kripto termasuk Bitcoin hingga Ethereum? apa yang harus diperhatikan investor dalam berinvestasi kripto? Selengkapnya simak ulasan Shafinaz Nachiar dengan CEO Ajaib Kripto, Adrian Sudirgo dalam Profit, CNBC Indonesia (Selasa, 13/10/2026)
Leave a comment