
Jakarta, CNBC Indonesia – Jalur kereta api tidak hanya melintasi dataran rendah dan perkotaan. Di sejumlah negara, rel membentang hingga ketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), melewati pegunungan dengan kondisi geografis yang menantang.
Berdasarkan data World Train Map, jalur kereta api tertinggi di dunia ditemukan di kawasan pegunungan Asia dan Amerika. Dari 10 jalur teratas, China, Peru, Argentina, Amerika Serikat, dan Swiss menjadi negara yang masuk dalam daftar.
Qinghai-Tibet Railway menjadi jalur tertinggi dengan titik puncak 5.072 mdpl, disusul Ferrocarril Central Andino di Peru pada 4.781 mdpl. Peru juga menempati posisi ketiga melalui PeruRail Titicaca dengan ketinggian 4.319 mdpl.
Sementara itu, Pikes Peak Cog Railway di Amerika Serikat mencapai 4.302 mdpl dan Tren a las Nubes di Argentina mencapai 4.220 mdpl. Posisi berikutnya ditempati Lhasa-Shigatse Railway di China, dua jalur menuju Machu Picchu di Peru, serta Jungfraubahn dan Gornergrat Bahn di Swiss.
Dominasi kawasan pegunungan bukan tanpa alasan. Jalur-jalur tersebut melintasi dataran tinggi dan pegunungan seperti Dataran Tinggi Tibet, Pegunungan Andes, dan Pegunungan Alpen.
Kondisi geografis ini memungkinkan rel mencapai elevasi ekstrem, meskipun pembangunan dan pemeliharaannya menghadapi tantangan medan, cuaca, serta kadar oksigen yang rendah.
Peru menjadi salah satu negara yang paling menonjol dalam daftar. Negara di Amerika Selatan ini memiliki empat jalur dalam delapan besar, termasuk Ferrocarril Central Andino yang melintasi Pegunungan Andes hingga 4.781 mdpl.
Di Indonesia, jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa, tercatat memiliki jalur tertinggi di Indonesia. Jalur ini melintasi wilayah barat (Jakarta/Bandung) menuju ke arah tengah dan timur Pulau Jawa melalui Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya
PT Kereta Api Indonesia mencatat Stasiun Nagreg, Kabupaten Bandung sebagai titik jalur kereta dengan ketinggian sekitar 848 mdpl dalam daftar jalur tertinggi berdasarkan negara di jalur tersebut.
Kawasan itu dikelilingi perbukitan dan berada di jalur pegunungan Priangan Timur, sehingga lintasan kereta di sekitarnya memiliki kontur naik-turun. Elevasi tersebut menjadikan Nagreg sebagai stasiun dengan ketinggian tertinggi dalam daftar stasiun aktif.
Tidak jauh dari stasiun Nagreg, ada satu stasiun yang melintas di jalur lintas selatan yaitu Stasiun Cipeundeuy yang memiliki fungsi penting untuk keselamatan perjalanan kereta.
Seluruh kereta yang melintas wajib berhenti di stasiun pada ketinggian 772 mdpl tersebut untuk pemeriksaan sistem pengereman dan rangkaian.
Pemeriksaan dilakukan karena jalur setelah stasiun memiliki tanjakan dan turunan yang cukup curam, sehingga kondisi rem perlu dipastikan sebelum kereta melanjutkan perjalanan.
Menariknya, satu rangkaian kereta bisa berhenti sekitar 10-15 menit di stasiun ini. Sehingga, banyak penumpang kereta keluar dari rangkaian kereta hanya untuk membeli jajanan di sekitar stasiun.
(dag/dag)
Leave a comment