Home Finance Pengusaha Setor Uang Rp 6 Triliun ke Presiden, Dipakai Buat Ini
Finance

Pengusaha Setor Uang Rp 6 Triliun ke Presiden, Dipakai Buat Ini

Share
Pengusaha Setor Uang Rp 6 Triliun ke Presiden, Dipakai Buat Ini
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah pengusaha hingga perusahaan teknologi global turut menyumbang dana sebesar US$333 juta atau sekitar Rp6 triliun untuk Pemerintah Amerika Serikat (AS). Rencananya, dana hibah tersebut akan digunakan untuk membangun ballroom baru di area Gedung Putih.

Meski begitu, identitas para penyumbang tidak dirilis secara resmi. Pihak Gedung Putih menegaskan tidak akan membeberkan informasi mendetail mengenai daftar donatur tersebut.

“Para donatur mewakili berbagai perusahaan besar dan hebat di AS,” ujar juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, dikutip dari Reuters, Jumat (16/10/2026).

Sementara itu, laporan The Washington Post merinci beberapa nama besar yang berkomitmen memberikan sumbangan. Dua raksasa teknologi, Nvidia dan Apple, dilaporkan masing-masing menyumbang sebesar US$25 juta (sekitar Rp450,6 miliar).

Selain kedua raksasa teknologi tersebut, keluarga Adelson serta pendiri sekaligus Ketua Dish Network, Charles Ergen, juga dikabarkan menyetorkan nominal yang sama.

Adapun nama Presiden Donald Trump tidak tercantum di dalam daftar donatur tersebut.

Juru bicara Nvidia menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah AS merupakan prioritas utama perusahaan dan memastikan tidak ada tindak kompromi atau kepentingan bisnis di baliknya.

“Sebagai perusahaan Amerika, dukungan kami kepada Amerika Serikat adalah prioritas utama dan tidak bergantung pada kepentingan bisnis apa pun,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak Apple memilih untuk menolak memberikan komentar terkait kabar ini.

Langkah penggalangan dana privat untuk proyek pembangunan ballroom ini memicu gelombang kritik tajam. Sejumlah kelompok pengawas (watchdog) dan pakar hukum menilai praktik ini menimbulkan keprihatinan serius terkait transparansi, potensi benturan kepentingan, serta kepatuhan terhadap norma, etika, dan pengawasan pemerintahan yang telah lama berlaku.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *