Home Finance Ledakan Data Center Bawa Petaka, Kini Terancam Tenggelam
Finance

Ledakan Data Center Bawa Petaka, Kini Terancam Tenggelam

Share
Ledakan Data Center Bawa Petaka, Kini Terancam Tenggelam
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan AI kini tengah merana. Di tengah pengembangan besar-besaran dan pembangunan data center yang masif, perusahaan masih harus menghadapi sulitnya pendanaan.

Para investor mulai menilai apakah perusahaan bisa menghasilkan keuntungan dengan pengeluaran yang tinggi untuk daya komputasi, lahan, dan energi.

“Pembicaraan bergeser dari pertumbuhan segala cara menjadi fokus yang jauh lebih tajam pada kualitas,” jelas mitra firma hukum Freshfields, Harry Evans dikutip dari Reuters, Sabtu (17/10/2026).

Evans juga mengatakan aktivitas transaksi masih bisa bertahan hingga tahun depan. Ini berkat kuatnya prospek bisnis yang kuat.

Namun masih ada sejumlah kemunduran dalam saham banyak perusahaan. Fenomena ini bisa diartikan investor kian selektif untuk menilai valuasi, leverage dan model bisnis.

Sementara itu, bisnis terkait data center kemungkinan masih akan untung besar. Data Dealogic mencatat aktivitas merger dan akuisisi yang melibatkan pusat data Asia kemungkinan bisa mencetak rekor mencapai US$21,3 miliar atau dua kali lipat lebih dari 2025 yang berjumlah US$10 miliar.

Di sisi lain, data center juga menghadapi seabrek masalah. Sebut saja lahan dan pasokan listrik yang makin sulit di dapatkan.

Belum lagi masalah kebisingan dan lingkungan, serta ketidakapastian regulasi soal proyek baru data center.

Hal ini juga diakui oleh seorang yang bekerja di perusahaan yang berinvestasi di platform data center Asia. Dia mengatakan perusahaannya juga melakukan pengetatan kriteria penjaminan emisi karena risiko geopolitik dan kebijakan.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *