Home Finance Jepang Kirim Roket Buat Ambil Batu dari Bulan yang Mengelilingi Mars
Finance

Jepang Kirim Roket Buat Ambil Batu dari Bulan yang Mengelilingi Mars

Share
Jepang Kirim Roket Buat Ambil Batu dari Bulan yang Mengelilingi Mars
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah misi bersejarah siap diluncurkan. Badan Antariksa Jepang (JAXA) mengirim wahana penjelajah yang akan mendarat di salah satu bulan Mars, mengambil sampel batuan, lalu membawanya kembali ke Bumi. Jika berhasil, ini akan menjadi peristiwa pertama kalinya manusia membawa pulang benda dari sistem Mars, dikutip Selasa (20/10/2026).

Wahana bernama MMX atau Martian Moons eXploration dilepaskan menggunakan roket H3 dari Pusat Antariksa Tanegashima pada Senin 19 Oktober waktu setempat. Perjalanan menuju Mars diperkirakan memakan waktu sekitar 10 bulan. Setelah tiba di orbit planet merah pada Agustus 2027, wahana tidak langsung mendarat, melainkan mengelilingi bulan terbesarnya, Fobos, selama berbulan-bulan untuk memetakan permukaannya dan memilih lokasi pendaratan yang paling aman.

Pada akhir 2028 atau awal 2029, wahana akan turun perlahan ke permukaan Fobos. Gravitasi di sana sangat lemah, sehingga pendaratan dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak memantul menjauh. Sebuah kendaraan penjelajah kecil bernama IDEFIX akan dilepaskan untuk mengamati kondisi permukaan dari dekat, mengukur suhu, serta menyusun peta komposisi tanah.

Setelah itu, wahana induk akan mendarat untuk mengambil sampel batuan. Dua alat pengebor berbeda digunakan untuk memastikan materi yang terkumpul cukup, setidaknya 10 gram, dan tersimpan rapat di dalam kapsul pengembalian. Tidak cukup sekali, wahana akan terbang kembali ke orbit, lalu turun ke tempat kedua untuk mengambil sampel tambahan.

Setelah tiga tahun fokus pada Fobos, MMX akan berpindah mengamati bulan kecil lainnya, Deimos, pada tahun 2030. Tujuannya membandingkan kedua bulan tersebut, apakah keduanya berasal dari asal yang sama, atau terbentuk dari peristiwa yang berbeda. Ini kunci menjawab teka-teki asal usul bulan Mars sisa asteroid yang tertangkap, atau puing-puing Mars yang terlempar akibat tabrakan dahsyat miliaran tahun lalu.

Pada akhir 2030, modul pengembalian akan melepaskan diri dari wahana utama dan menembus ruang hampa menuju Bumi. Perjalanan pulang memakan waktu sekitar 8 bulan. Kapsul yang berisi sampel batuan Fobos dijadwalkan mendarat dengan parasut di wilayah Woomera, Australia, pada tahun 2031.

Proyek ini dikerjakan bersama NASA, Badan Antariksa Prancis, dan Jerman. Bagian sampel yang dikembalikan nanti akan dibagi untuk diteliti oleh ilmuwan dari berbagai negara.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *