Home Finance ADB Kucurkan US$1 M ke Puskesmas RI, Berobat Rasa RS Jadi Lebih Dekat
Finance

ADB Kucurkan US$1 M ke Puskesmas RI, Berobat Rasa RS Jadi Lebih Dekat

Share
ADB Kucurkan US M ke Puskesmas RI, Berobat Rasa RS Jadi Lebih Dekat
Share




Makassar, CNBC Indonesia – Asian Development Bank (ADB) telah mengucurkan pembiayaan peningkatan kapasitas sektor kesehatan primer di Indonesia senilai US$1 miliar, dalam bentuk dukungan pengadaan alat kesehatan di Puskesmas, hingga peningkatan kapasitas layanan.

Pembiayaan itu terealisasi dalam program Supporting Essential Health Actions and Transformation (SEHAT) senilai US$350 juta dan telah terealisasi pada 28 Desember 2023, serta proyek Primary Healthcare and Public Health Laboratories Upgrading and Strengthening (PLUS) senilai US$ 650,20 juta pada 7 Maret 2024.

“Investasi di bidang kesehatan sangatlah penting bagi Indonesia, dan ini adalah investasi untuk generasi masa depan,” kata Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov saat meninjau hasil pendanaan di Puskesmas Minas Upa, Makassar, Rabu (21/10/2026).

Puskesmas Minas Upa di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu layanan kesehatan primer yang menerima manfaat dari pendanaan ADB itu. Manfaatnya dalam bentuk pengadaan dua kursi gigi (dental chair) dan perangkat laringoskop.

Pengadaan dalam bentuk pinjaman berbasis hasil itu tidak dipukul rata dalam bentuk satu item untuk semua Puskesmas di Indonesia, melainkan direalisasikan berdasarkan kebutuhan alat kesehatan yang dimintakan tiap-tiap Puskesmas.

Kebutuhan itu lalu dikoordinasikan Kementerian Kesehatan melalui proyek SOPHI atau Strengthening of Primary Health Care in Indonesia, dan pengajuannya dilakukan kepada Kementerian Keuangan selaku pengelola dana bantuan dari ADB berbasis pinjaman itu.

“Puskesmas ini dilengkapi dengan peralatan dan teknologi yang diperlukan untuk memberikan dukungan pertama yang segera kepada para pasien. Dan ini juga bagus untuk melihat bahwa ini bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga pencegahan,” ujar Bobur.

“Jadi, sangat baik melihat fasilitas ini berjalan dengan baik dan lengkap. Anda tahu, bahkan hal-hal kecil seperti layar digital dalam hal sistem antrean, ini menunjukkan kemajuan, di samping semua peralatan medis yang diperlukan yang ada di sini,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, bantuan pengadaan alat ini membuat pelayanan kesehatan bisa dinikmati langsung dari jarak yang dekat dari tempat tinggal, tak lagi perlu menunggu rujukan ke fasilitas kesehatan lain yang jaraknya bisa lebih jauh.

“Sebelumnya dirujuk pas belum ada alatnya (dental chair) ke rumah sakit, sekarang alhamdulillah sudah ada jadi dekat,” kata Pujiati (56) pasien gigi, saat ditemui di Puskesmas Minas Upa.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *