Pemukim Israel terus serang warga Palestina dan aktivis saat panen zaitun di Tepi Barat. Yesh Din mencatat 135 serangan sejak akhir September.
Pemukim Israel terus serang warga Palestina dan aktivis saat panen zaitun di Tepi Barat. Yesh Din mencatat 135 serangan sejak akhir September.

Pemukim Israel menyerang warga Palestina dan sejumlah aktivis saat mereka memanen buah zaitun di Desa Kafr Malik, Tepi Barat yang diduduki Israel, pada Jumat (30/10/2026). (REUTERS/Ammar Awad)

Dalam serangan tersebut, sejumlah pemukim terlihat mengenakan penutup wajah. Salah satunya bahkan menutupi wajah dengan keffiyeh, syal yang telah lama menjadi simbol nasionalisme Palestina. Beberapa pemukim lainnya terlihat membawa tongkat. (REUTERS/Ammar Awad)

Seorang aktivis dilaporkan terluka dalam insiden tersebut. Petugas medis terlihat memberikan pertolongan kepada korban di lokasi kejadian. (REUTERS/Ammar Awad)

Jafar, seorang warga Palestina yang menyaksikan serangan itu, mengatakan tentara Israel justru melindungi para pemukim dan tidak berupaya menghentikan kekerasan. Ia juga menyebut warga Palestina dihalangi untuk mengakses tanah milik mereka sendiri. (REUTERS/Ammar Awad)

Sementara itu, militer Israel menyatakan pasukannya merespons laporan pemukim Israel yang menuduh warga Palestina melempar batu ke arah mereka. Militer juga menyebut telah menangkap dua warga Palestina. Namun, mereka tidak menanggapi laporan mengenai serangan pemukim terhadap warga Palestina. (REUTERS/Ammar Awad)
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
Leave a comment