Home Finance 10 Hewan dengan Waktu Tidur Terlama & Tersingkat, Harimau 16 Jam
Finance

10 Hewan dengan Waktu Tidur Terlama & Tersingkat, Harimau 16 Jam

Share
10 Hewan dengan Waktu Tidur Terlama & Tersingkat, Harimau 16 Jam
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Semua mamalia menjalani siklus waktu yang sama, yakni 24 jam dalam sehari.

Namun, tidak semuanya mengalokasikan waktu yang sama untuk tidur. Little brown bat menghabiskan rata-rata 19,9 jam sehari untuk beristirahat, sedangkan jerapah hanya 1,9 jam. Selisihnya mencapai hampir 18 jam.

Little brown bat adalah spesies kelelawar kecil yang memiliki nama ilmiah Myotis lucifugus. Hewan ini merupakan salah satu jenis kelelawar yang paling umum ditemukan di Amerika Utara, terutama di Amerika Serikat dan Kanada.

Data tersebut berasal dari penelitian Jerome M. Siegel Savage dan Geoffrey B. West yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS). Temuannya menunjukkan bahwa kebutuhan tidur mamalia lebih dipengaruhi oleh cara mereka bertahan hidup dibanding ukuran tubuh semata. Pola makan, metabolisme, habitat, hingga lokasi tidur sama-sama berperan membentuk durasi istirahat setiap spesies.

Dengan kata lain, tidur bukan sekadar waktu untuk memulihkan tenaga. Dalam dunia satwa liar, tidur merupakan bagian dari strategi evolusi.

Tidur Tidak Dibagi Merata

Delapan dari sepuluh mamalia dengan durasi tidur terlama rata-rata menghabiskan sedikitnya 16 jam sehari untuk tidur. Posisi teratas ditempati little brown bat dengan 19,9 jam, disusul big brown bat (19,7 jam) dan thick-tailed opossum (19,4 jam).



Kelompok tersebut didominasi mamalia berukuran kecil, seperti kelelawar, oposum, armadillo, tupai tanah, hingga monyet malam (owl monkey). Di sisi lain, mamalia dengan waktu tidur tersingkat umumnya menghabiskan kurang dari 5,5 jam sehari untuk beristirahat.

Perbedaannya mencapai hampir 18 jam dalam satu siklus 24 jam. Dalam satu kelompok mamalia, ada spesies yang tidur hampir sepanjang hari, sementara spesies lain hanya tidur sekitar dua jam.

Ukuran Tubuh Bukan Jawabannya

Sekilas, mamalia yang tidur paling lama memang didominasi hewan berukuran kecil. Namun, penelitian Savage dan West menunjukkan ukuran tubuh bukan penjelasan utamanya.

Mamalia kecil umumnya memiliki metabolisme lebih cepat sehingga tekanan biologis untuk tidur juga muncul lebih cepat. Banyak di antaranya tidak tidur dalam satu periode panjang, melainkan beberapa kali sepanjang hari. Akumulasi waktu istirahat tersebut membuat total durasi tidurnya jauh lebih tinggi.

Faktor lain adalah keamanan. Mamalia yang tidur di gua, liang, atau lubang pohon memiliki risiko lebih kecil diserang predator sehingga dapat beristirahat lebih lama. Pola tersebut juga dijelaskan dalam penelitian PNAS maupun ulasan Discover Magazine.

Herbivora Membayar dengan Waktu Tidur

Jerapah menjadi mamalia dengan durasi tidur tersingkat, hanya 1,9 jam per hari. Di belakangnya terdapat kuda (2,9 jam), rusa roe (3 jam), keledai (3,1 jam), gajah Afrika (3,3 jam), domba (3,8 jam), gajah Asia (3,9 jam), dan sapi (4 jam).




Jerapah tanpa corak di Kebun Binatang Bright, Johnson CIty, Tennesse, Amerika Serikat. (Bright's Zoo/TMX/Handout via REUTERS)Jerapah tanpa corak di Kebun Binatang Bright, Johnson CIty, Tennesse, Amerika Serikat. (Bright’s Zoo/TMX/Handout via REUTERS) Foto: Jerapah tanpa corak di Kebun Binatang Bright, Johnson CIty, Tennesse, Amerika Serikat. (Bright’s Zoo/TMX/Handout via REUTERS)

Mayoritas berasal dari kelompok herbivora berukuran besar. Rumput memiliki kandungan energi yang relatif rendah sehingga hewan pemakan rumput harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari makan agar kebutuhan kalorinya terpenuhi.

Sebagian besar juga hidup di area terbuka yang membuat mereka lebih rentan terhadap predator. Kombinasi kebutuhan makan dan kewaspadaan tersebut membatasi waktu yang dapat mereka gunakan untuk tidur.



Tidur Adalah Bentuk Adaptasi

Perbedaan durasi tidur menunjukkan bahwa evolusi tidak menghasilkan satu pola yang berlaku untuk semua mamalia. Setiap spesies mengembangkan strategi yang paling sesuai dengan lingkungan tempat mereka hidup.

Seekor harimau dapat menghabiskan hampir 16 jam sehari untuk tidur, sementara gajah tetap aktif hampir sepanjang siklus 24 jam. Bukan karena salah satunya lebih “malas”, melainkan karena kebutuhan mencari makan, menghindari predator, dan mempertahankan energi berbeda pada setiap spesies.

Pada akhirnya, tidur bukan sekadar kebutuhan biologis. Dalam dunia mamalia, lamanya waktu tidur mencerminkan cara setiap spesies beradaptasi untuk bertahan hidup. Itu pula yang menjelaskan mengapa selisih hampir 18 jam bisa terjadi pada kelompok hewan yang sama-sama hidup dalam satu hari yang hanya terdiri dari 24 jam.




populasi Harimau Dunia Cuma Ada di 10 Negara Ini, Ada RI jugapopulasi Harimau Dunia Cuma Ada di 10 Negara Ini, Ada RI juga Foto: Infografis/ populasi Harimau Dunia Cuma Ada di 10 Negara Ini, Ada RI juga/Aristya Rahadian

(mae/mae)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *