Home Finance 3 Proyek Tol di Jawa Diguyur Pemerintah Rp 1,9 Triliun, Ini Daftarnya
Finance

3 Proyek Tol di Jawa Diguyur Pemerintah Rp 1,9 Triliun, Ini Daftarnya

Share
3 Proyek Tol di Jawa Diguyur Pemerintah Rp 1,9 Triliun, Ini Daftarnya
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) menyiapkan anggaran sebesar Rp3,29 triliun dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 untuk mendukung pembangunan dan penuntasan sejumlah proyek jalan tol. Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) KemenPU, Ni Komang Rasminiati mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan tiga proyek jalan tol.

“Untuk pembangunan jalan tol, terutama untuk yang merupakan dukungan konstruksi dari pemerintah, ini di dalam RKA 2027 sudah dialokasikan sebesar Rp3,29 triliun,” kata Komang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa lalu dikutip Sabtu (26/9/2026).

Dia mengungkapkan, 3 proyek tol yang mendapatkan dukungan konstruksi pemerintah tersebut yakni Jalan Tol Serang-Panimbang di Banten, Jalan Tol Semarang-Demak khususnya Seksi Semarang-Sayung di Jawa Tengah, serta Jalan Tol Akses Patimban di Jawa Barat.

Selain anggaran untuk dukungan konstruksi, dalam alokasi tersebut juga terdapat anggaran untuk memenuhi kewajiban pemerintah dalam pembayaran berkala berbasis layanan atau PBBL pada jalan tol di Sumatra, yakni Tol Betung-Tempino-Jambi.




Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 ditargetkan tuntas 2024. (Dok. Kementerian PUPR)Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 ditargetkan tuntas 2024. (Dok. Kementerian PUPR) Foto: Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 ditargetkan tuntas 2024. (Dok. Kementerian PUPR)

Komang mengatakan, kebutuhan anggaran PBBL untuk Tol Betung-Tempino-Jambi pada 2027 mencapai Rp1,5 triliun. Namun, anggaran yang saat ini telah dialokasikan baru sebesar Rp1,345 triliun.

“Ini dialokasikan sebesar kebutuhan tahun 2027 itu sebetulnya Rp1,5 triliun, namun saat ini baru teralokasi Rp1,345 triliun,” ujarnya.

Dengan demikian, masih terdapat kebutuhan anggaran sekitar Rp155 miliar untuk memenuhi kewajiban tersebut. BPJT berharap kekurangan anggaran itu dapat dipenuhi dari sisa anggaran yang tersedia.

“Mungkin harapan kami, di dalam waktu berjalan nanti akan ada anggaran-anggaran sisa yang dapat dialokasikan untuk memenuhi anggaran kewajiban ini,” pungkas dia.

(wur/wur)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *