
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Kolesterol tinggi tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Ada kontribusi faktor genetik, kondisi medis tertentu, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan bahkan usia yang juga memengaruhi kadar kolesterol Anda.
Namun, apa yang Anda konsumsi juga memiliki peran penting. Meskipun ada makanan dan nutrisi yang terbukti dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat, ada pula jenis makanan lain yang justru berdampak sebaliknya dan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
Berikut enam jenis makanan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya jika Anda ingin menurunkan kadar kolesterol, melansir Eating Well.
1. Mentega dan minyak goreng
Lemak padat seperti mentega, minyak goreng, dan lemak sapi (tallow) termasuk pilihan yang kurang baik bagi kadar kolesterol saat memasak, menurut ahli gizi spesialis kesehatan jantung Kiran Campbell, RDN. Sebagian besar dampak negatifnya disebabkan oleh satu jenis nutrisi yang sering kali luput dari perhatian: lemak jenuh.
Berbagai penelitian telah berulang kali mengonfirmasi bahwa asupan lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL.
2. Sosis dan nugget
Meskipun praktis untuk hidangan cepat saji, daging olahan seperti sosis, nugget, dan hot dog, kurang baik bagi kadar kolesterol Anda. “Jenis makanan ini sering kali tinggi kandungan lemak jenuh dan natrium, dan penelitian secara konsisten mengaitkan tingginya konsumsi daging olahan dengan kesehatan jantung yang lebih buruk,” ujar Campbell.
Ia menambahkan bahwa banyak daging olahan juga termasuk dalam kategori makanan ultra-proses. Makanan jenis ini dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular melalui berbagai mekanisme, termasuk profil lipid darah yang buruk, peradangan, resistensi insulin, dan kenaikan berat badan.
Jika Anda menginginkan sumber protein siap santap yang praktis, cobalah ayam panggang tanpa kulit, kacang-kacangan, atau tuna kaleng sebagai gantinya.
3. Soda
“Kolesterol dibawa dalam darah menggunakan ‘rakit’ kecil yang terdiri dari berbagai zat bioaktif,” ujar ahli jantung Bibhu Mohanty, M.D.
Ia menjelaskan bahwa salah satu komponen pembentuk rakit tersebut adalah kelebihan gula. Banyak dari kita yang mengonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan. Faktanya, penelitian telah mengaitkan secara langsung minuman manis dengan kadar kolesterol LDL yang lebih tinggi.
4. Gorengan
Makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh sekaligus berkontribusi terhadap tingginya kadar kolesterol melalui cara lain yang jarang diketahui.
Gorengan dimasak pada suhu tinggi dengan metode kering, yang dapat meningkatkan pembentukan advanced glycation end products (AGEs). Senyawa-senyawa ini dapat memicu peradangan serta berdampak negatif terhadap kesehatan jantung.
5. Es Krim
Es krim membawa dampak buruk ganda bagi kesehatan jantung karena mengandung lemak jenuh dan gula tambahan yang tinggi. Kombinasi ini dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL serta kolesterol sisa pada banyak orang.
Kolesterol sisa adalah jenis kolesterol yang terdapat dalam partikel kaya trigliserida yang bersirkulasi di aliran darah setelah Anda makan.
(hsy/hsy)
Leave a comment