
Jakarta, CNBC Indonesia – Warren Buffett dikenal sebagai salah satu miliarder paling berpengaruh di dunia. Namun, di balik kesuksesan dan kekayaannya, gaya hidup pria yang dijuluki “Oracle of Omaha” ini terbilang tidak biasa.
Menurut sejumlah laporan, Buffett yang kini disebut berusia 96 tahun itu pernah mengaku tidak meminum air putih selama 48 tahun! Tak cuma itu, Warren Buffett mengaku gemar mengonsumsi Coca-Cola, burger, hot dog, hingga es krim.
Menariknya, di tengah pola hidup yang jauh dari gambaran gaya hidup sehat tersebut, Buffett memiliki satu kebiasaan sederhana yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan berpotensi mendukung umur panjang, yakni menari.
Tak Minum Air Putih dan Gemar Coca-Cola
Melansir Economics Times, kebiasaan minum Buffett kembali menjadi perhatian setelah miliarder Bill Ackman menceritakan pengalamannya saat makan malam bersama sang investor legendaris.
Dalam sebuah episode podcast Equity Mates Investing, Ackman mengenang momen ketika dirinya bertanya kepada Buffett apakah ingin memesan air putih biasa atau air berkarbonasi. Namun, Buffett justru memilih minuman favoritnya, Coca-Cola. Ia kemudian mengatakan kepada Ackman bahwa dirinya sudah tidak meminum air putih selama 48 tahun.
Buffett memang dikenal sebagai penggemar berat minuman bersoda tersebut. Ia bahkan pernah mengungkapkan pada 2015 bahwa seperempat dari tubuhnya seolah terdiri atas Coca-Cola karena minuman itu menyumbang sekitar 25 persen dari asupan kalorinya setiap hari.
Miliarder tersebut dikabarkan mengonsumsi hingga lima kaleng Coca-Cola setiap hari.
Pola Makan Buffett yang Dipenuhi Makanan Cepat Saji
Selain Coca-Cola, Buffett juga tidak pernah menyembunyikan kegemarannya terhadap makanan cepat saji. Menu favoritnya antara lain burger McDonald’s, hot dog, kentang goreng, popcorn, kue kering, permen, hingga es krim.
Dalam biografinya yang berjudul The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life, terungkap bahwa ia juga menyukai chilli cheese dog, yakni roti sosis dengan saus cabai dan keju, serta es krim sundae dengan sirup ceri dan taburan kacang cincang.
Dalam wawancara dengan Fortune, Buffett pernah menjelaskan alasan di balik pola makannya yang tidak biasa. Ia mengaku terinspirasi oleh anak-anak berusia enam tahun.
“Saya memeriksa tabel aktuaria, dan tingkat kematian terendah ada pada anak berusia enam tahun. Jadi, saya memutuskan untuk makan seperti anak berusia enam tahun,” katanya.
Tak Tertarik Mengubah Pola Makan Menjadi Lebih Sehat
Buffett juga tidak terlalu tertarik mengganti makanan favoritnya dengan menu yang dianggap lebih sehat.
Dalam wawancara dengan CNBC, ia pernah mengatakan bahwa dirinya lebih memilih menikmati makanan yang disukai daripada memperpanjang usia dengan harus mengonsumsi brokoli dan makanan sehat lainnya sepanjang hidup.
“Jika seseorang memberi tahu saya bahwa saya akan hidup satu tahun lebih lama seandainya hanya mengonsumsi brokoli dan beberapa jenis makanan lain, saya akan menjawab, kurangi saja satu tahun dari akhir masa hidup saya dan biarkan saya menyantap apa pun yang ingin saya makan,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Buffett memandang kebahagiaan dan kualitas hidup sebagai bagian penting dari kesehariannya.
Tidak Suka Berolahraga di Gym
Kebiasaan Buffett yang tidak biasa juga terlihat dari aktivitas fisiknya. Ia bukan penggemar pusat kebugaran dan mengaku tidak banyak berolahraga.
Dalam sebuah perbincangan yang dilaporkan Business Standard, Buffett pernah membahas kebiasaan tersebut saat menghadiri rapat umum pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway bersama mendiang mitra bisnisnya, Charlie Munger.
Keduanya mengaku bukan tipe orang yang gemar berolahraga.
Meski demikian, bukan berarti Buffett sepenuhnya tidak aktif bergerak. Menurut Routines Club, ia memiliki kebiasaan menari tap setiap hari. Rutinitas tersebut disebut telah dijalaninya selama sekitar 60 tahun.
Selain itu, berdasarkan laporan Change The Company, Buffett juga kerap berjalan kaki menuju kantornya.
Ia pun menjaga waktu istirahat dengan cukup baik. Dalam wawancara dengan PBS, Buffett mengatakan bahwa dirinya menyukai tidur dan biasanya menghabiskan sekitar delapan jam setiap malam untuk beristirahat.
“Saya banyak tidur. Saya memang suka tidur. Jadi, biasanya saya tidur selama delapan jam setiap malam,” ujarnya.
Menari Bisa Mendukung Kesehatan dan Umur Panjang
Di balik kebiasaan Buffett tersebut, menari menjadi salah satu aktivitas yang menarik perhatian karena manfaatnya bagi kesehatan.
Menari sendiri merupakan aktivitas fisik yang melibatkan koordinasi tubuh, keseimbangan, kekuatan otot, serta daya tahan jantung dan paru-paru. Jika dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan, aktivitas ini dapat membantu menjaga kebugaran, kesehatan jantung, serta mendukung kualitas hidup pada usia lanjut.
Meski kisah Warren Buffett menarik untuk disimak, pola makan yang tinggi gula dan lemak tentu bukan contoh yang dianjurkan untuk ditiru. Kebiasaan tidak minum air putih juga tidak terbukti membuat seseorang berumur panjang.
Pada akhirnya, menikmati aktivitas yang disukai, tetap aktif bergerak, menjaga pola makan seimbang, dan mendapatkan istirahat cukup merupakan bagian penting dalam mendukung kesehatan seiring bertambahnya usia.
(hsy/hsy)
Leave a comment