Home Finance Remaja RI Doyan Ngevape, Bahaya Ngeri Ini Mengintai
Finance

Remaja RI Doyan Ngevape, Bahaya Ngeri Ini Mengintai

Share
Remaja RI Doyan Ngevape, Bahaya Ngeri Ini Mengintai
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – BPOM menegaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius berupa meningkatnya jumlah perokok usia muda. Menurut Kepala BPOM Taruna Ikrar, tren penggunaan rokok elektronik yang terus meningkat di kalangan remaja perlu menjadi perhatian bersama karena kerap dipromosikan dengan narasi yang menyesatkan.

“Di balik citra modern dan tren gaya hidup yang dibangun industri rokok elektronik atau vape, terdapat ancaman serius terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda Indonesia. Vape bukan sekadar tren. Vape adalah ancaman nyata bagi kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda,” tegas Taruna dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2026).

Taruna menjelaskan bahwa prevalensi anak dan remaja usia 10-18 tahun yang merokok aktif mencapai 7,4% atau setara dengan lebih dari 5 juta anak di Indonesia. Di sisi lain, penggunaan rokok elektronik pada kelompok usia remaja juga mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa generasi muda menjadi kelompok yang rentan terhadap paparan promosi dan strategi pemasaran industri produk tembakau.

Taruna juga mengingatkan para pelajar agar memiliki kemampuan literasi kesehatan yang baik di tengah derasnya arus informasi digital. Ia mengurai bagaimana promosi produk tembakau dan rokok elektronik yang kini semakin masif melalui media sosial dengan memanfaatkan influencer, konten hiburan, maupun tren yang dekat dengan kehidupan anak muda.

“Jangan langsung percaya pada klaim yang mengatakan rokok elektronik aman, tidak berbahaya, atau hanya gaya hidup. Gunakan media sosial secara positif. Mari berpikir kritis dan bersikap lebih bijak dalam mengambil keputusan yang dapat menyelamatkan hidup kita,” pesannya.

Taruna lantas mengajak seluruh pelajar untuk menjadi generasi yang sehat, kritis, dan berani mengambil sikap terhadap berbagai ancaman kesehatan.

“Katakan tidak terhadap rokok, vape, dan narkoba. Jaga tubuh, jaga masa depan, dan jaga teman-teman kalian dari kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan. Generasi muda merupakan penerus bangsa dan calon pemimpin Indonesia Emas 2045. Masa depan Indonesia ditentukan oleh generasi yang sehat, produktif, cerdas, dan bebas dari ketergantungan zat adiktif,” pungkasnya.

BPOM mendorong generasi muda untuk memahami bahaya rokok konvensional maupun rokok elektronik, sekaligus menjadi agen perubahan dalam upaya pengendalian produk tembakau dan pencegahan penyalahgunaan zat berbahaya.

(wur/wur)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *