Jakarta, CNBC Indonesia – Pengiriman HP China mengalami penurunan pada kuartal-II (Q2) 2026 sebesar 4,3% secara tahun-ke-tahun (YoY), menurut firma riset IDC. Kinerja lesu di pasar HP terbesar dunia tersebut agaknya turut menekan pengiriman HP global yang anjlok 11% YoY pada Q2 2026, menurut laporan firma riset Counterpoint.
Sepanjang periode tiga bulan yang berakhir pada Juni 2026, pengiriman HP China merosot menjadi 66 juta unit. Angka ini melanjutkan tren pelemahan industri HP China selama lima kuartal berturut-turut.
IDC mencatat krisis kelangkaan chip memori dan kenaikan biaya komponen lainnya sejak akhir Maret 2026 telah membuat pabrikan HP ramai-ramai menyesuaikan harga jual yang lebih mahal, sehingga berdampak pada lesunya permintaan.
Selain itu, dorongan dari subsidi pemerintah memudar, sehingga menghilangkan faktor penopang permintaan pada kuartal-kuartal sebelumnya. Kedua faktor tersebut terlihat jelas selama festival belanja “618”, saat total penjualan HP di China turun hampir 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kendati demikian, Huawei dan Apple masih bisa mencatat pertumbuhan positif hingga dua-digit sepanjang Q2 2026. Huawei yang mantap menduduki posisi pertama di jejeran ‘Top 5’ merek HP dengan pangsa pasar terbesar di Q2 2026, berhasil mencatat pertumbuhan 19,4% YoY.
Pangsa pasar Huawei tercatat sebesar 22,6% di Q2 2026, meningkat tajam dari sebelumnya 18,1% di Q2 2025, dikutip dari laman resmi IDC, Selasa (14/7/2026).
Selanjutnya, Apple di posisi kedua berhasil meraup pangsa pasar 18,1% atau meningkat 24,4% dibandingkan pangsa pasar 13,9% pada Q2 2025. Apple menjadi pabrikan HP yang tumbuh paling tajam di China.
“Huawei dan Apple mempertahankan harga mereka tetap stabil sementara para pesaing menaikkan harga. Hal itu memberikan alasan bagi pembeli yang ragu untuk tetap melakukan pembelian pada kuartal di mana sebagian besar pasar justru membuat mereka cenderung menunda keputusan,” ujar Arthur Guo, Analis Riset untuk Client Devices Research di IDC China.
Berikut daftar merek HP China dengan pangsa pasar terbesar di Q2 2026, menurut laporan IDC:
| Perusahaan | Q2 2026 | Q2 2025 | Pertumbuhan Q2 2025 ke 2026 |
| 1. Huawei | 22.60% | 18.10% | 19.40% |
| 2. Apple | 18.10% | 13.90% | 24.40% |
| 3. OPPO | 16.00% | 17.30% | -9.70% |
| 3. vivo | 16.00% | 17.00% | -11.40% |
| 5. Xiaomi | 12.40% | 15.10% | -21.70% |
| 6. Honor | 11.30% | 11.90% | -9.50% |
| 7. Wiko | 1.10% | 2.10% | -49.20% |
| 8. Lenovo | 0.30% | 0.40% | -10.40% |
| 9. ZTE | 0.30% | 0.40% | -33.50% |
| 10. Samsung | 0.10% | 0.40% | -60.80% |
| Lainnya | 1.80% | 3.40% | -50.30% |
| Total | 100.00% | 100.00% | -4.30% |
(fab/fab)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment