Home Finance Ahli Ungkap 8 Makanan Terbaik untuk Jaga Kesehatan Ginjal
Finance

Ahli Ungkap 8 Makanan Terbaik untuk Jaga Kesehatan Ginjal

Share
Ahli Ungkap 8 Makanan Terbaik untuk Jaga Kesehatan Ginjal
Share



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Dalam dunia kesehatan, diskusi mengenai pola makan sering kali berfokus pada penurunan berat badan atau kesehatan jantung. Sayangnya, satu organ vital yang berfungsi sebagai penyaring racun tubuh justru kerap terlupakan yakni ginjal.

Padahal, ginjal bekerja tanpa henti untuk menyaring limbah dari darah, mengatur tekanan darah, hingga menyeimbangkan cairan tubuh. Jika salah memilih makanan, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk membuang sisa metabolisme yang menumpuk.

“Salah satu fungsi utama ginjal adalah membuang limbah metabolisme. Limbah dari beberapa makanan tertentu jauh lebih mudah dicerna oleh ginjal dibandingkan yang lain,” kata Melanie Betz, pakar diet ginjal dan pendiri The Kidney Dietitian.

Bagi orang yang ingin menjaga fungsi ginjal, atau mereka yang memiliki risiko tinggi seperti penderita diabetes dan hipertensi, kuncinya adalah memilih makanan yang rendah sodium (garam), kalium, dan fosfor, namun tetap kaya antioksidan.

Merangkum rekomendasi dari para ahli gizi dan nefrolog (pakar ginjal), berikut adalah makanan terbaik yang ramah dan protektif terhadap ginjal Anda melansir Prevention.

1. Blueberry

Buah beri berwarna cerah ini merupakan camilan super yang aman untuk semua tahapan penyakit ginjal. Blueberry kaya akan antosianin-antioksidan kuat yang melindungi sel ginjal dari stres oksidatif dan peradangan. Selain rendah kalium, fosfor, dan natrium, serat dalam blueberry juga terbukti membantu menjaga keseimbangan bakteri usus, yang krusial bagi penderita penyakit ginjal kronis (CKD).

“Blueberry kaya akan antioksidan, yang dapat bermanfaat bagi orang yang ingin melindungi ginjal mereka, dan juga kaya akan serat, yang banyak orang tidak cukup mengonsumsinya. Selain itu, blueberry rendah kalium, fosfor, dan natrium, menjadikannya buah yang aman untuk penderita penyakit ginjal di semua tahap,” kata Blake Shusterman, M.D., seorang ahli nefrologi dan pemilik The Cooking Doc.

2. Kembang Kol

Kembang kol adalah alternatif sempurna pengganti kentang. Sayuran serbaguna ini kaya akan vitamin C dan serat, namun rendah kalium-mineral yang bisa berbahaya jika menumpuk dalam darah akibat penurunan fungsi ginjal. Kembang kol juga mengandung senyawa sulforafan yang membantu mengaktifkan protein pelindung sel dari kerusakan.

“Kembang kol kaya akan vitamin C, serat, dan senyawa anti-inflamasi. Karena kandungan kaliumnya lebih rendah, kembang kol menjadi alternatif yang bagus untuk kentang bagi pasien yang kesulitan membersihkan kalium, sekaligus tetap menyediakan nutrisi penting,” ungkap Stefanie Diaz, M.D., seorang ahli nefrologi di The Centers for Kidney Care di Tyler, TX.

3. Bawang putih dan rempah-rempah

Memotong asupan garam adalah hukum wajib demi menjaga tekanan darah agar ginjal tidak rusak. Sebagai gantinya, Dr. Stefanie Diaz, seorang ahli nefrologi dari The Centers for Kidney Care, menyarankan penggunaan bawang putih dan rempah segar. Bawang putih mengandung allicin yang bersifat anti-inflamasi, sementara rempah seperti rosemary, thyme, oregano, dan peterseli mampu melezatkan makanan tanpa perlu tambahan natrium.

“Masukkan penambah rasa rahasia untuk kesehatan ginjal yakni bawang putih dan rempah-rempah. [Keduanya mengandung] antioksidan yang mengurangi peradangan dan membantu mengontrol tekanan darah sekaligus menambah rasa tanpa garam,” kata Dr. Diaz.

4. Paprika Merah

Paprika merah sangat rendah kalium tetapi kaya akan vitamin A, C, B6, dan asam folat. Warna merahnya berasal dari likopen, antioksidan yang terbukti dapat mengurangi risiko penyakit ginjal kronis, melindungi ginjal dari efek samping obat-obatan tertentu (seperti obat kanker cisplatin), bahkan menurunkan risiko kanker ginjal.

5. Minyak Zaitun

Kesehatan jantung dan ginjal saling berkaitan erat. Minyak zaitun adalah sumber lemak tak jenuh tunggal yang bebas fosfor. Mengganti mentega atau margarin dengan minyak zaitun dapat membantu mengurangi peradangan sistemik dan melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular.

Menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega, margarin, atau lemak jenuh lainnya dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, serta berpotensi mengurangi risiko terkena penyakit ginjal.

6. Apel

Apel praktis dan bergizi, menjadikannya camilan yang sempurna untuk kesehatan ginjal. Apel relatif rendah kalium dan memberikan serat yang sehat, terutama jika Anda memakan kulitnya. Serat membantu mendukung pencernaan yang sehat dan pengaturan gula darah, yang merupakan faktor penting untuk menjaga ginjal dalam kondisi prima. Selain itu, apel mengandung polifenol anti-inflamasi dan vitamin

Karena apel merupakan sumber antioksidan, mengonsumsinya dapat membantu mengurangi stres ini. Sebuah studi lama menunjukkan bahwa penderita hemodialisis yang mengonsumsi apel setiap hari menunjukkan peningkatan pada penanda antioksidan utama, sementara penelitian terpisah di The American Journal of Medicine menemukan bahwa hanya dengan meningkatkan asupan buah dan sayuran dapat mengurangi risiko penyakit ginjal.

7. Anggur

Anggur mengandung flavonoid dan resveratrol. Penelitian menunjukkan bahwa asupan resveratrol dapat meningkatkan fungsi endotel (dinding pembuluh darah) pada pasien ginjal kronis dan diabetes. Selain itu, anggur adalah buah yang menghidrasi dan secara alami rendah kalium.

8. Salmon

Penderita gangguan ginjal harus berhati-hati dalam mengonsumsi protein agar tidak membebani kerja ginjal. Salmon menjadi pilihan protein berkualitas tinggi yang ideal karena tidak melalui proses komersial yang tinggi garam. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 pada salmon sangat efektif meredakan peradangan kronis dan memperlambat kerusakan ginjal. Porsi yang disarankan umumnya berkisar antara 3 hingga 4 ons (seukuran setumpuk kartu).

(hsy/hsy)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *