Home Finance Seluruh KRL Baru INKA Dipaksa Masuk Bengkel, Ini Efeknya ke Penumpang
Finance

Seluruh KRL Baru INKA Dipaksa Masuk Bengkel, Ini Efeknya ke Penumpang

Share
Seluruh KRL Baru INKA Dipaksa Masuk Bengkel, Ini Efeknya ke Penumpang
Share




Jakarta, CNBC Indonesia Penumpang Commuter Line (KRL) harus menghadapi pengurangan jumlah perjalanan harian selama KRL produksi PT Industri Kereta Api (INKA) menjalani pemeriksaan. Sebab, PT KAI Commuter Indonesia (KCI) kini hanya mengoperasikan 1.048 perjalanan Commuter Line di lintas red line, atau Jakarta Kota-Bogor line, dari sebelumnya sebanyak 1.065 perjalanan setiap harinya.

Artinya, ada 17 perjalanan yang mengalami penyesuaian selama masa pemeriksaan KRL produksi INKA.

VP Corporate Secretary KAI Commuter (KCI) Karina Amanda menjelaskan pengurangan perjalanan tersebut berkaitan dengan general check up terhadap tujuh train set KRL seri iE305.

“Kami, KCI lagi bersama INKA sedang melakukan general check up untuk KRL seri iE305 yang diproduksi INKA, mulai tanggal 7 (September) kemarin,” kata Karina kepada CNBC Indonesia, saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Sebelum pemeriksaan dimulai pada 7 September 2026, KCI masih mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line setiap hari pada hari kerja. Namun, selama tujuh rangkaian KRL tersebut menjalani pemeriksaan, jumlah perjalanan disesuaikan menjadi 1.048 perjalanan per hari.

“Mungkin saya bicaranya seluruh total perjalanan dulu ya, karena kan jumlah train set ini memang cukup dinamis. Jadi kalau saat ini, kalau sebelum tanggal 7 September pada hari kerja kami mengoperasikan 1.065 perjalanan, sedangkan selama masa general check up terhadap KRL yang diproduksi INKA ini kami mengoperasikan 1.048 perjalanan per hari,” jelasnya.

Karina mengatakan, penyesuaian tersebut dilakukan seiring dengan pemeriksaan terhadap tujuh rangkaian KRL produksi INKA. Dari total penyesuaian 17 perjalanan, seluruhnya untuk sementara berada di lintas Bogor.

“Iya, jadi dengan general check up yang dilakukan terhadap 7 trainset, kemudian kami melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line (KRL), sehingga untuk saat ini dari 17 perjalanan terjadi penyesuaian, memang masih seluruhnya di lintas Bogor Line,” ungkap dia.

Adapun KRL yang diperiksa merupakan jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305 yang diproduksi langsung di pabrik INKA di Madiun, Jawa Timur.

Pemeriksaan terhadap tujuh train set tersebut dijadwalkan berlangsung hampir sepanjang September 2026. KCI untuk sementara menetapkan periode general check up mulai 7 September hingga 30 September 2026.

“Untuk sementara ini kita jadwalkan karena ada total 7 train set, jadi dimulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 30 September 2026, sementara ini,” ujarnya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, penumpang Commuter Line selama periode pemeriksaan perlu menyesuaikan diri dengan perubahan pola perjalanan. Sebab, dibandingkan kondisi normal pada hari kerja, terdapat 17 perjalanan lebih sedikit yang dioperasikan KCI setiap harinya.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *