
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina Patra Niaga mencatat implementasi biosolar dengan campuran biodiesel 50% atau B50 telah mencapai 94% secara nasional. Setidaknya sebanyak 6.050 dari total 6.412 SPBU penyalur Biosolar telah mendistribusikan B50.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan masih terdapat 362 SPBU yang menyalurkan B40. Adapun, 362 SPBU tersebut berada di wilayah yang menghadapi tantangan dalam proses handling dan distribusi, khususnya kawasan terpencil.
“Dari 6.412 SPBU yang mendistribusikan Biosolar, sebanyak 6.050 SPBU telah mendistribusikan B50. Masih terdapat 362 SPBU yang mendistribusikan B40. Ini karena faktor handling dan distribusi, khususnya ini sebagian besar ada di wilayah-wilayah yang remote area,” ujar Mars Ega dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (8/9/2026).
Menurut dia, secara regional, penyaluran B50 di wilayah operasional Pertamina Patra Niaga juga telah mencapai tingkat yang tinggi. Di Sumatra bagian utara misalnya, sebanyak 96% SPBU telah menyalurkan B50, sedangkan di Sumatera bagian selatan mencapai 93%.
Di Jawa bagian barat, implementasi B50 telah mencapai 99% SPBU, sementara Jawa bagian tengah mencapai 98%. Kemudian di Kalimantan mencapai 95%, Sulawesi 96%, serta Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) sebesar 96%.
“Dan saat ini kami sedang tahap meningkatkan penyaluran B50 di wilayah regional Papua-Maluku,” ujarnya.
(pgr/pgr)
Leave a comment