Jakarta, CNBC Indonesia – Stok beras premium di sejumlah ritel modern di Jakarta Pusat terpantau mulai sulit ditemui. Dari pantauan CNBC Indonesia di tiga ritel modern, yakni Alfamart, Indomaret, dan Hero, pilihan beras premium yang tersedia terlihat terbatas.
Di Alfamart, rak beras yang dipantau hanya terlihat menyediakan beras SPHP yang dibanderol Rp74.500 per kemasan 5 kilogram (kg). Sementara beras premium di rak tersebut sudah tidak tersedia.
“Iya, yang premium lagi pada habis. Kosong. Dari tadi juga banyak yang nanya, nyariin premium,” ujar salah seorang pegawai Alfamart saat ditemui CNBC Indonesia, Kamis (10/9/2026).
Menurut pegawai tersebut, kondisi stok beras premium yang kosong sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Namun, dia belum dapat memastikan kapan stok beras premium akan kembali tersedia.
“Dari dua hari kemarin. Tapi kurang tahu kalau kapan masuknya lagi,” ujarnya.
Berbeda dengan Alfamart, Indomaret masih memiliki beberapa pilihan beras. Namun, tidak seluruhnya merupakan beras premium.
Pegawai Indomaret menyebut beras merek Lahap tersedia dengan harga Rp149.000 untuk kemasan 10 kg, atau sekitar Rp14.900 per kg. Sementara beras Sintanur Wangi dibanderol Rp95.900 untuk kemasan 5 kg dan Topi Koki Short Grain seharga Rp68.500 untuk kemasan 2,5 kg.
“Lahap Rp149 ribu 10 kg. Kalau yang Sintanur Wangi Rp95.900 isi 5 kg. Yang Topi Koki Rp68.500 isi 2,5 kg,” ungkap pegawai tersebut.
Ketika ditanya mengenai jenis beras yang tersedia, pegawai itu menjelaskan bahwa Lahap merupakan beras premium, sedangkan Topi Koki yang tersedia merupakan jenis short grain dengan kandungan zinc dan vitamin D3. Adapun Sintanur Wangi disebut merupakan beras beraroma pandan alami, atau kerap disebut pandan wangi.
“Yang premium biasa itu ada Lahap, tapi yang Topi Koki itu short grain. Kalau yang Sintanur (Wangi) dia kayak pandan wangi,” katanya.
Kondisi serupa juga terlihat di swalayan Hero. Beras premium yang tersedia sangat terbatas. Dari pantauan CNBC Indonesia, rak tersebut hanya menyisakan beras premium Shirohana kemasan 5 kg dengan harga Rp175.000.
Pegawai Hero mengatakan stok beras premium lainnya sudah kosong. Bahkan, stok yang tersisa tersebut merupakan pilihan terakhir yang masih tersedia di ritel itu.
“Iya, lagi pada kosong. Cuma ada sisa ini doang. Ada selain ini, di kasir itu beras porang,” kata pegawai Hero.
Kekosongan tersebut baru terjadi pada hari ini. Menurut pegawai Hero, sehari sebelumnya stok beras premium masih tersedia.
“Baru hari ini. Kemarin masih ada,” sebut dia.
Untuk pasokan berikutnya, pegawai tersebut memperkirakan beras akan kembali masuk pada pekan depan.
“Katanya sih Selasa depan ya,” katanya.
Pantauan stok beras premium di ritel modern daerah Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Pantauan stok beras premium di ritel modern daerah Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
|
Pembelian Beras Tak Dibatasi
Kendati stok beras premium di sejumlah ritel terpantau terbatas, para pegawai di tiga ritel tersebut menyebut tidak ada pembatasan pembelian beras bagi konsumen.
Di Indomaret, pegawai mengatakan pembelian beras masih bebas dan tidak dibatasi.
“Nggak, pembelian bebas, nggak dibatasi,” katanya.
Hal serupa disampaikan pegawai Alfamart. Menurutnya, baik beras premium ketika masih tersedia maupun beras SPHP tidak dikenakan pembatasan pembelian.
“Bebas saja. Pas kemarin ada stok (premium) juga nggak dibatasi, SPHP nggak dibatasi,” ucap dia.
Sementara itu, pegawai Hero juga memastikan tidak ada pembatasan pembelian beras.
“Nggak sih, nggak dibatasi,” ujarnya.
Dengan demikian, persoalan yang terlihat dari pantauan di tiga ritel tersebut bukan pembatasan pembelian, melainkan ketersediaan pilihan beras premium yang mulai terbatas, dengan kondisi berbeda di masing-masing gerai.
(wur)

Leave a comment