
Jakarta, CNBC Indonesia- Di era suku bunga tinggi di tengah volatilitas pasar yang berlanjut, sektor perbankan disebut Cluster CFO Indonesia & ASEAN Markets (AU,BN & PH) Standard Chartered, Dina Middin masih optimistis terhadap potensi pertumbuhan kredit dan likuiditas perbankan sejalan dengan masih kuatnya konsumsi dan pertumbuhan ekonomi RI.
Bagi standard Chartered sektor manufaktur masih menjadi sektor pertumbuhan kredit namun sektor lain juga memiliki peluang pertumbuhan utamanya terkait jangkauan bisnis perusahaan.
Bankir juga mencermati dampak kebijakan The Fed yang akan berdampak ke pasar keuangan RI termasuk sektor perbankan. Diharapkan masih kuatnya fundamental ekonomi RI yang masih kuat mampu menopang perbankan untuk menyerap dan mengantisipasi dampak keputusan The Fed
Selengkapnya simak dialog Crysania Suhartanto dengan Cluster CFO Indonesia & ASEAN Markets (AU,BN & PH) Standard Chartered, Dina Middin dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 08/09/2026)
Leave a comment