Home Finance Baru Cetak Gol, Pemain Israel Justru Kena Kartu Merah Gegara Selebrasi
Finance

Baru Cetak Gol, Pemain Israel Justru Kena Kartu Merah Gegara Selebrasi

Share
Baru Cetak Gol, Pemain Israel Justru Kena Kartu Merah Gegara Selebrasi
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemain tim nasional Israel Sayed Abu Farchi menjadi sorotan setelah selebrasi golnya berujung kartu merah dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Austria.

Penyerang berusia 20 tahun itu mencetak gol penyama kedudukan Israel pada menit ke-55. Namun, setelah mencetak gol, Abu Farchi mencabut bendera sepak pojok dan menggunakannya dalam sebuah gerakan yang kemudian memicu kontroversi.

Abu Farchi mengangkat tiang bendera, berlutut dengan satu kaki, meletakkan tiang tersebut di atas tangan kirinya, kemudian mengangkatnya. Sejumlah laporan menafsirkan gerakan itu menyerupai penggunaan senjata, sementara stasiun televisi Austria ORF menyebut gerakannya menyerupai pukulan dalam permainan snooker.

Wasit kemudian memberikan kartu kuning kepada Abu Farchi. Masalahnya, ia baru saja mendapat kartu kuning pertama sekitar empat menit sebelumnya. Kartu kuning kedua itu otomatis membuatnya diusir dari lapangan dan Israel harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Dua pemain Austria, Patrick Wimmer dan Phillipp Mwene, mengkritik selebrasi tersebut dan menyebut tindakan Abu Farchi “bodoh”.

“Saya pikir hal semacam itu secara umum tidak punya tempat dalam sepak bola, terutama dalam situasi yang sedang mereka hadapi,” kata Wimmer seperti dikutip dari ORF melalui New York TImes The Athletic, Sabtu (26/9/2026).

Pelatih Israel Ran Ben Shimon mengatakan Abu Farchi, yang merupakan warga Arab Israel dan baru menjalani penampilan keduanya bersama tim nasional senior, memang biasa melakukan selebrasi tersebut setiap kali mencetak gol.

“Mungkin itu kesalahan saya karena tidak memberitahunya bahwa dia harus berhenti melakukannya,” ujar Ben Shimon. “Dia harus belajar dari ini.”

Pelatih Austria Ralf Rangnick turut mempertanyakan keputusan Abu Farchi melakukan selebrasi tersebut ketika sang pemain sudah mengantongi kartu kuning.

“Pertanyaannya tentu saja, ketika Anda sudah mendapat kartu kuning, apakah perlu merayakan gol seperti itu dengan mencabut bendera sepak pojok. Pada akhirnya, wasit yang membuat keputusan tersebut,” kata Rangnick.

Berdasarkan Law 12 International Football Association Board (IFAB), pemain diperbolehkan merayakan gol, tetapi selebrasi tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Pemain juga harus mendapatkan kartu kuning apabila melakukan tindakan yang dianggap provokatif, mengejek, atau memicu ketegangan.

Akibat kartu merah tersebut, Abu Farchi otomatis mendapat larangan bermain satu pertandingan. Ia dipastikan absen ketika Israel menghadapi Republik Irlandia dalam pertandingan Nations League pada Minggu.

Badan Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA (CEDB) juga memiliki kewenangan untuk memperpanjang masa hukuman tersebut. Israel dijadwalkan menghadapi Kosovo pada 1 Oktober sebelum kembali bertemu Republik Irlandia tiga hari kemudian.

Pertandingan Israel melawan Republik Irlandia sendiri berlangsung di tengah sorotan politik akibat perang Israel-Gaza. Sejumlah pihak di Irlandia telah menyerukan agar federasi sepak bola negara tersebut memboikot pertandingan melawan Israel.

Serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 250 orang dibawa ke Gaza sebagai sandera. Sementara itu, otoritas Palestina menyatakan operasi militer Israel setelah serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 70.000 orang di Gaza.

Pada 2025, sebuah komisi penyelidikan independen yang dibentuk Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza. Pemerintah Israel dengan tegas menolak kesimpulan tersebut.

Adapun dalam pertandingan melawan Austria, gol Abu Farchi sempat membuat skor menjadi 1-1 setelah Austria unggul lebih dulu melalui penalti Romano Schmid pada babak pertama.

Austria kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada penghujung pertandingan. Phillipp Mwene mencetak gol pada menit ke-90 sebelum Sasa Kalajdzic menambah gol pada masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan Austria 3-1.

Abu Farchi sendiri baru bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, pada awal September 2026. Sebelumnya, ia memperkuat klub Israel Maccabi Tel Aviv.

(pgr/pgr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *