
Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang pemuda berusia 19 tahun berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 11 juta atau sekitar Rp 170 miliar untuk membangun komputer yang dirancang khusus menjalankan kecerdasan buatan pribadi di rumah. Perangkat ini bernama Core dan dijual seharga US$ 3.499 atau sekitar Rp 53 juta, dikutip dari laporan TechCrunch, Selasa (6/10/2026).
Pendiri perusahaan bernama Ghost ini, Zain Javaid, awalnya bekerja sebagai analis investasi keuangan. Namun setelah kecerdasan buatan mulai dikenal luas, ia beralih sepenuhnya mengembangkan teknologi tersebut. Bersama rekan-rekannya yang juga masih muda yaitu Nicholas Chua (19 tahun), Yifei Chen (24 tahun), dan Gautam Sharda (23 tahun), Javaid membangun perangkat yang disebut sebagai “otak dalam kotak”.
Dana sebesar Rp 170 miliar tersebut dipimpin oleh perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz, disertai investor lain. Perangkat Core yang dihasilkan berbeda dari komputer biasa karena dibuat khusus untuk menjalankan sistem AI secara langsung di perangkat pengguna, tanpa bergantung pada layanan di luar.
Core dilengkapi cip grafis Nvidia RTX Pro 4000 yang dirancang untuk AI, serta sistem perangkat lunak mandiri. Tiga model AI sudah terpasang sejak awal, dan pengguna juga dapat menambahkan model lain sesuai kebutuhan. Semua data diproses dan disimpan di perangkat itu sendiri, sehingga tidak ada informasi pribadi yang dikirim ke pihak lain atau ke penyedia layanan awan. Perangkat ini tidak memiliki layar dan diakses melalui ponsel atau aplikasi.
“Pengguna memiliki sepenuhnya perangkat, ingatan, dan datanya. Setelah membeli perangkat keras, segala sesuatu diproses dan dijalankan di dalamnya,” ujar Javaid.
Sistem ini juga dilengkapi keamanan yang memantau setiap permintaan keluar jaringan. Jika sistem kecerdasan buatan berusaha melakukan hal yang tidak diizinkan atau mengirimkan data ke luar, permintaan tersebut ditolak dan pemberitahuan dikirim kepada pengguna.
Bahkan jika perusahaan Ghost berhenti beroperasi, perangkat ini tetap dapat berfungsi karena semua kode dan datanya tersimpan di perangkat masing-masing.
Pemesanan sudah dibuka dan pengiriman dijadwalkan dilakukan pada akhir Oktober 2026.
(dem/dem)
Leave a comment