Home Finance 10 Negara dengan Konsumsi Daging Ayam Terbesar
Finance

10 Negara dengan Konsumsi Daging Ayam Terbesar

Share
10 Negara dengan Konsumsi Daging Ayam Terbesar
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Daging ayam menjadi salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi di dunia. Permintaannya didorong oleh pertumbuhan populasi dan perubahan pola makan, sementara harganya yang relatif terjangkau menjadikan ayam pilihan bagi berbagai kalangan.

Data World Population Review menunjukkan China menjadi negara dengan konsumsi daging ayam terbesar pada 2022, disusul Amerika Serikat dan Brasil. Indonesia juga masuk dalam daftar 10 besar negara dengan konsumsi daging ayam tertinggi di dunia. Berikut daftarnya:


China mencatat konsumsi daging ayam sebesar 24,436 juta ton pada 2022, jauh di atas Amerika Serikat yang mencapai 18,111 juta ton.

Brasil berada di posisi ketiga dengan konsumsi 10,131 juta ton, sementara Indonesia menempati posisi ketujuh dengan 4,077 juta ton.

Namun, jika dilihat berdasarkan konsumsi per kapita, Amerika Serikat berada di posisi lebih tinggi dengan 53,54 kilogram per orang per tahun, dibandingkan China yang sebesar 17,69 kilogram.

Indonesia mencatat konsumsi per kapita sebesar 14,80 kilogram per orang per tahun. Sementara itu, India menjadi negara dengan konsumsi per kapita terendah di antara 10 negara tersebut, yakni 3,49 kilogram per orang per tahun.

Konsumsi ayam global juga meningkat dalam jangka panjang. Our World in Data mencatat bahwa pada 1961, sekitar dua ekor ayam disembelih untuk setiap orang di dunia setiap tahun. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar sembilan ekor per orang pada 2022.

Peningkatan pendapatan di sejumlah negara turut mendorong permintaan daging seiring dengan kecenderungan masyarakat di negara yang lebih kaya untuk mengonsumsi lebih banyak daging. Selain jumlah ayam yang disembelih meningkat, bobot ayam juga bertambah sehingga volume daging yang dihasilkan tumbuh lebih cepat.

Sementara itu, laporan OECD-FAO Agricultural Outlook 2026-2035 memproyeksikan konsumsi daging unggas global mencapai 177 juta ton pada 2035, berdasarkan bobot siap masak (ready-to-cook). Proyeksi tersebut mencerminkan daya saing biaya daging unggas, siklus produksi yang relatif singkat, serta peningkatan efisiensi konversi pakan. Sebagian besar tambahan permintaan diperkirakan berasal dari Asia, Amerika Latin, serta kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Dengan permintaan yang terus meningkat, tantangannya bukan hanya memenuhi kebutuhan protein, tetapi juga memastikan produksi pangan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan kesejahteraan hewan.

(dag/dag)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *