Home Finance Airlangga Beri Sinyal Tak Ada Insentif Pajak untuk Mobil Hybrid
Finance

Airlangga Beri Sinyal Tak Ada Insentif Pajak untuk Mobil Hybrid

Share
Airlangga Beri Sinyal Tak Ada Insentif Pajak untuk Mobil Hybrid
Share




Jakarta, CNN Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan mobil hybrid kemungkinan tidak akan mendapatkan insentif tambahan dari pemerintah. Pasalnya, penjualan mobil hybrid saat ini tergolong stabil dan cenderung meningkat.

Kemudian, menurutnya, teknologi hybrid dinilai menjadi salah satu pilihan masyarakat di tengah keterbatasan infrastruktur kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV).

“Sekarang hybrid penjualannya naik karena dengan infrastruktur terbatas, teknologi ini jadi solusi bagi masyarakat sebelum masuk ke BEV (battery electric vehicle),” pqpqr Airlangga di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (10/8/2026).

Kendati demikian, Airlangga memastikan dukungan insentif pemerintah untuk kendaraan jenis tersebut sudah diberikan secara maksimal, terlebih sejumlah model hybrid telah diproduksi di dalam negeri.

“Karena sudah jalan, insentifnya sudah full. Insentif itu diberikan untuk produksi nasional, dan ini produksinya sudah nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pemerintah belum membahas pemberian insentif untuk kendaraan hibrida, termasuk HEV, PHEV, maupun REEV.

“Saya belum dengar rencana itu (hybrid diberikan insentif). Yang saya dengar baru untuk BEV (battery electric vehicle), baik yang menggunakan baterai berbasis nikel maupun lithium,” kata Purbaya.

Kendati belum, menurut Purbaya, pemerintah saat ini menargetkan untuk memberikan insentif yang menyasar 500 ribu motor listrik dan juga 500 ribu mobil listrik. Total jumlah kendaraan menjadi 1 juta unit, ini jauh lebih besar dari yang diungkap pada Mei lalu.

“Stimulus EV, termasuk untuk 500.000 motor listrik dan mobil BEV ada pembebasan 100 persen PPnBM, PPN, serta insentif 40 persen untuk mobil listrik tertentu,” kata dia.

Adapun, untuk besarannya, Purbaya mengaku masih menghitung dan masih didiskusikan. “Nanti diumumkan setelah semuanya siap,” tegas Purbaya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *