Home Finance Akun Terkenal Hilang dari Instagram, Ternyata Dibajak Pemiliknya
Finance

Akun Terkenal Hilang dari Instagram, Ternyata Dibajak Pemiliknya

Share
Akun Terkenal Hilang dari Instagram, Ternyata Dibajak Pemiliknya
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Muse, grup band asal Inggris, tiba-tiba kehilangan nama akun di Instagram dan X. Nama yang telah mereka gunakan selama bertahun-tahun itu kini dipakai oleh akun untuk agen AI milik Meta yang baru saja diluncurkan. Perubahan itu terjadi secara tiba-tiba tanpa penjelasan yang jelas, sehingga banyak pihak menduga bahwa Instagram sengaja mengambil alih nama akun tersebut untuk kepentingan perusahaannya sendiri, dikutip dari laporan Engadget, Jumat (11/9/2026).

Nama akun @muse di Instagram dan X sudah lama digunakan. Bahkan, tim manajemen telah mendaftarkan Muse sebagai nama merek sejak tahun 1999, jauh sebelum Instagram maupun Meta berdiri. Pada bulan Juli 2026 lalu, nama akun tersebut tiba-tiba berubah menjadi @museband. Sejak saat itu, nama akun @muse yang lama justru digunakan oleh kecerdasan buatan baru buatan Meta yang diberi nama sama yaitu Muse.

Banyak orang yang curiga karena kejadian nama direbut ini bukan hal baru. Ini bukan pertama kalinya Meta mengambil alih nama akun yang sudah dipakai orang lain.
Saat Meta mengubah nama perusahaan dari Facebook menjadi Meta pada tahun 2021, nama akun @Meta di Instagram yang sebelumnya dimiliki oleh majalah independen tiba-tiba berpindah ke tangan perusahaan. Majalah tersebut akhirnya terpaksa mengganti nama dan tidak pernah mendapat penjelasan yang memuaskan.

Saat Meta meluncurkan aplikasi Threads pada tahun 2023, nama akun @threads yang sebelumnya dimiliki oleh toko pakaian kecil tiba-tiba juga berpindah ke tangan Meta sebulan kemudian.

Dalam kedua kasus tersebut, Meta tidak memberikan penjelasan terperinci tentang perpindahan nama akun itu terjadi. Pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak melarang perubahan nama akun, namun tidak menjelaskan mengapa akun yang sangat berharga itu berpindah tangan tepat saat dibutuhkan oleh perusahaan.

Perubahan nama akun ini ternyata membingungkan bahkan para pejabat Meta sendiri. Saat peluncuran kecerdasan buatan Muse baru-baru ini, pendiri Meta, Mark Zuckerberg, dan pejabat lainnya sempat keliru menandai akun grup musik tersebut saat memposting pengumuman resmi.

Kesalahan ini kemudian disebut sebagai sekadar “bug” oleh pihak Meta. Namun bagi penggemar grup musik Muse, kejadian ini justru makin memperkuat dugaan bahwa nama akun milik grup musik itu diambil alih secara paksa.

Kebetulan yang semakin mencolok adalah tema lagu-lagu grup musik Muse sendiri. Selama bertahun-tahun, lagu-lagu mereka banyak bercerita tentang kekhawatiran atas perkembangan teknologi dan bahaya penyalahgunaan teknologi untuk menindas rakyat. Kini, nama grup musik yang menyanyikan peringatan itu justru diambil alih oleh perusahaan teknologi raksasa untuk nama produk kecerdasan buatannya sendiri.

[Gambas:Instagram]

Meta secara resmi melarang jual beli nama akun di Instagram. Namun kenyataannya, nama akun yang singkat dan bernilai tinggi sering kali berpindah tangan dengan cara yang tidak transparan. Hal yang sama juga terjadi di platform X milik Elon Musk. Pemilik nama akun berharga sering kali diberitahu secara tiba-tiba bahwa nama akun mereka akan diubah untuk keperluan resmi perusahaan.

Artinya, kejadian yang dialami grup musik Muse ini membuktikan satu hal. Nama yang telah dipakai seseorang selama puluhan tahun dan telah mendaftarkan sebagai hak milik pun dapat diambil alih sewaktu-waktu oleh pemilik platform. Tidak ada penjelasan yang jelas, tidak ada ganti rugi yang diketahui publik. Yang ada hanyalah perubahan nama yang terjadi secara tiba-tiba, tepat saat nama itu sedang dibutuhkan oleh perusahaan raksasa tersebut.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]



Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *