Home Finance Ampela Ayam Tinggi Protein, Bolehkah Dimakan Setiap Hari?
Finance

Ampela Ayam Tinggi Protein, Bolehkah Dimakan Setiap Hari?

Share
Ampela Ayam Tinggi Protein, Bolehkah Dimakan Setiap Hari?
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Ampela ayam menjadi salah satu jenis jeroan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang gurih, ampela juga mengandung sejumlah nutrisi penting bagi tubuh. Namun, apakah makanan ini aman dikonsumsi setiap hari?

Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Muhammad Aries, SP, MSi menjelaskan, ampela ayam memiliki kandungan protein dan mineral yang cukup tinggi. Bahkan, dibandingkan dengan sejumlah jenis jeroan lainnya, ampela tergolong tinggi protein dengan kandungan lemak total yang relatif rendah.

“Ampela ayam dapat dikategorikan sebagai pangan bergizi tinggi. Dalam 100 gram ampela ayam matang, terdapat sekitar 30,4 gram protein, 3,2 miligram zat besi, 1 mikrogram vitamin B12, dan 4,4 miligram zink,” jelas Aries, dikutip dari laman IPB University, Selasa (27/10/2026).

Ia mengatakan, berbagai nutrisi tersebut berperan penting dalam mendukung pembentukan jaringan tubuh dan sel darah merah, menjaga fungsi saraf, serta membantu kerja sistem kekebalan tubuh. Meski memiliki banyak manfaat, Aries mengingatkan ampela ayam tidak sebaiknya dikonsumsi secara berlebihan. Pasalnya, makanan ini juga mengandung kolesterol yang cukup tinggi.

Dalam setiap 100 gram ampela ayam matang, terdapat sekitar 370 miligram (mg) kolesterol. Jumlah tersebut melampaui batas asupan kolesterol 300 mg per hari yang sebelumnya digunakan dalam panduan diet Amerika Serikat.

Meskipun batas tersebut kini tidak lagi dicantumkan dalam panduan tersebut, kandungan kolesterol pada makanan tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kadar kolesterol darah tinggi atau penyakit jantung.

“Ampela mengandung kolesterol cukup tinggi, sehingga konteks keseluruhan pola makan lebih penting daripada menilai satu bahan makanan secara terpisah,” ujarnya.

Selain kolesterol, ampela juga termasuk jeroan yang kaya purin sehingga konsumsinya perlu diperhatikan oleh penderita gangguan asam urat. Aries menegaskan, orang sehat tidak perlu sepenuhnya menghindari ampela ayam. Namun, makanan ini sebaiknya hanya dijadikan variasi lauk, bukan menu utama yang dikonsumsi setiap hari dalam porsi besar.

“Jadi, ampela tidak perlu dihindari sepenuhnya oleh orang sehat. Namun, karena kombinasi kolesterol tinggi dan statusnya sebagai jeroan kaya purin, ampela lebih tepat diposisikan sebagai lauk variasi, bukan makanan harian atau lauk dalam porsi besar,” kata Aries.

Agar tetap bisa menikmati ampela ayam tanpa mengabaikan kesehatan, Aries menyarankan masyarakat memperhatikan cara pengolahannya. Ampela sebaiknya dimasak dengan cara direbus, dipanggang, atau ditumis menggunakan sedikit minyak.

Penggunaan santan kental, garam, dan minyak secara berlebihan juga perlu dibatasi. Selain itu, konsumsi ampela dianjurkan untuk dikombinasikan dengan sayuran dan makanan kaya serat agar asupan gizi sehari-hari lebih seimbang.

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *