
Jakarta, CNBC Indonesia – Di masa depan, nampaknya kita akan melihat kapasitas baterai ponsel yang lebih dari sekarang berkisar 5.000-7.000 mAh. Sebuah laporan menyebutkan produsen smartphone telah melakukan pengujian menghadirkan baterai hingga 10.000 mAh.
Laporan dari pembocor, Digital Chat Station mengungkapkan merek smartphone besar China tengah menguji baterai berwadah baja dengan konstruksi sel bertumpuk.
Perusahaan-perusahaan China disebutkan menggunakan baja bergabung dengan sel bertumpuk, yang akan membuat ruang internal lebih efisien serta menyimpan kepadatan energi lebih tinggi. Baterai ini juga akan ditambah teknologi silikon-karbon.
Teknologi-teknologi tersebut bisa mendorong baterai ponsel mencapai 9.000-10.000 mAh untuk model flagship di masa depan, dikutip dari Gizmochina, Selasa (29/9/2026).
Sejauh ini, merek-merek HP asal China telah menggunakan teknologi silikon-karbon yang membuat daya tahan baterai lebih solid. Namun angka 10 ribumAh jelas akan menjadi standar baru dalam industri.
Meski begitu, pekerjaan mereka tak terhenti sampai membuat baterai berkapasitas super jumbo. Para perusahaan juga masih harus memutar otak mendesain penempatan kamera bersama baterai yang besar.
Sebelumnya desain serupa pernah diterapkan oleh Apple pada iPhone 16 Pro. Ponsel itu menggunakan cangkang alumunium untuk baterainya.
Casing itu memberikan kekuatan struktural yang lebih besar pada baterai. Baru pada iPhone 18 Pro Max membawa perbaikan dan diperkirakan mencapai 5.391 mAh dengan peningkatan 12% dari sebelumnya.
Sementara Samsung dikabarkan akan menyematkan baterai berkapasitas 5.200 Mah untuk Galaxy S27 Pro dan 5.700 mAh pada versi Ultranya. Jika kabar ini benar maka bakal menjadi peningkatan signifikan pada lini Ultra selama beberapa tahun terakhir.
Gizmochina menyebutkan Samsung akan menggunakan teknologi silikon-karbon kembali yang sebelumnya tersemat pada lini ponsel lipatnya.
(dem/dem)
Leave a comment