
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Mengonsumsi dua butir telur rebus saat sarapan dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Telur mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung berbagai fungsi kesehatan.
Selain mudah diolah dan relatif terjangkau, telur juga dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Kandungan nutrisinya mendukung pemeliharaan massa otot, kesehatan tulang, hingga fungsi otak.
Mengutip Beautynesia, berikut tujuh manfaat mengonsumsi dua butir telur rebus saat sarapan, seperti dikutip dari berbagai sumber.
Sumber protein untuk membangun massa otot
Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan, termasuk otot dan sel tubuh.
International Food Information Council menjelaskan bahwa protein dalam telur memiliki kualitas tinggi dan dapat dimanfaatkan tubuh untuk berbagai proses biologis. Mengonsumsi dua butir telur saat sarapan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, terutama jika diimbangi dengan asupan protein dari makanan lain sepanjang hari.
Menjaga kesehatan tulang
Telur mengandung vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium, mineral penting untuk menjaga kekuatan tulang. Asupan vitamin D yang cukup turut mendukung pemeliharaan tulang dan mengurangi risiko gangguan kesehatan tulang akibat kekurangan nutrisi.
Meski demikian, telur bukan satu-satunya sumber vitamin D. Kesehatan tulang tetap membutuhkan asupan kalsium yang memadai, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik secara teratur.
Membantu menjaga rasa kenyang lebih lama
Mengonsumsi telur rebus saat sarapan dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Kandungan protein dan lemak dalam telur berperan dalam memberikan rasa kenyang setelah makan.
American College of Nutrition menyebutkan bahwa sarapan dengan telur dapat membantu mengendalikan asupan makanan sepanjang hari pada kondisi tertentu. Dengan rasa kenyang yang lebih lama, seseorang berpotensi mengurangi kebiasaan mengonsumsi camilan secara berlebihan.
Namun, pengaruhnya terhadap asupan kalori harian tetap bergantung pada pola makan dan kebutuhan energi masing-masing individu.
Mendukung penurunan berat badan
Telur rebus kerap menjadi pilihan menu bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Kandungan proteinnya dapat membantu menjaga rasa kenyang sehingga memudahkan pengaturan porsi makan.
Mengonsumsi telur sebagai bagian dari sarapan bergizi dapat membantu seseorang mengendalikan asupan kalori. Meski begitu, penurunan berat badan tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja, melainkan oleh keseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan energi yang dikeluarkan tubuh.
Menjaga kesehatan mata
Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis karotenoid yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Kedua senyawa tersebut ditemukan di retina dan membantu melindungi mata dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients membahas potensi lutein dalam mendukung kesehatan mata dan membantu mengurangi risiko gangguan penglihatan tertentu seiring bertambahnya usia.
Kandungan tersebut membuat telur dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan mata. Meski demikian, perlindungan terhadap mata juga dipengaruhi oleh faktor lain, termasuk usia, kondisi kesehatan, dan pola hidup.
Mendukung fungsi otak dan konsentrasi
Telur merupakan sumber kolin, nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk asetilkolin, senyawa yang berperan dalam komunikasi antarsel saraf. Kolin juga terlibat dalam berbagai proses yang mendukung fungsi otak, termasuk memori dan sistem saraf.
Memenuhi kebutuhan kolin melalui makanan dapat membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Mengonsumsi telur saat sarapan menjadi salah satu cara untuk mendapatkan nutrisi tersebut sebelum menjalani aktivitas harian.
Namun, konsumsi telur tidak serta-merta meningkatkan konsentrasi secara langsung. Kemampuan fokus juga dipengaruhi oleh kualitas tidur, hidrasi, kondisi kesehatan, dan kecukupan nutrisi secara keseluruhan.
Mendukung kesehatan jantung
Telur mengandung sejumlah nutrisi, termasuk kolin dan betaine, yang terlibat dalam berbagai proses metabolisme tubuh. Mengutip BBC Good Food, sejumlah penelitian juga telah mengkaji hubungan antara konsumsi telur dan kesehatan jantung.
Salah satu studi terhadap hampir setengah juta orang di China menemukan adanya hubungan antara konsumsi telur setiap hari dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dalam konteks pola hidup tertentu.
Meski demikian, dampak konsumsi telur terhadap kesehatan jantung perlu dilihat secara menyeluruh. Cara pengolahan, makanan pendamping, kadar kolesterol individu, serta pola makan secara keseluruhan turut memengaruhi risiko penyakit jantung.
Mengonsumsi dua butir telur rebus saat sarapan dapat menjadi pilihan praktis untuk menambah asupan protein dan sejumlah nutrisi penting. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika disertai pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, serta kebiasaan hidup sehat.
(fsd/fsd)
Leave a comment