Home Finance Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
Finance

Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina

Share
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan teknologi pertahanan Ukraina, Fire Point, sedang menyelesaikan pengembangan dua jenis rudal balistik buatan sendiri yang diperkirakan siap digunakan pada musim gugur tahun ini. Salah satu rudal memiliki jangkauan hingga 855 kilometer, yang berarti mampu menjangkau kawasan ibu kota Rusia, Moskow

Politico melaporkan bahwa rudal pertama yang akan siap untuk digunakan adalah FP-7, yaitu rudal balistik taktis jarak pendek yang kini dalam proses sertifikasi dan uji coba tempur. Dengan jangkauan mencapai 200 kilometer dan hulu ledak 150 kilogram, FP-7 difungsikan untuk menyerang target di darat serta sebagai amunisi sistem pertahanan udara.

“FP-7 sudah dalam proses sertifikasi. Itu memerlukan sejumlah peluncuran uji coba di bawah prosedur khusus,” ujar Iryna Terekh, Direktur Utama sekaligus Kepala Teknologi Fire Point. “Kami akan melaksanakan peluncuran tersebut, membuktikan keefektifannya dalam pertempuran nyata, dan setelah itu rudal ini siap digunakan.”

Jika berjalan lancar, rudal ini diprediksi siap digunakan musim gugur 2026. FP-7 juga menjadi bagian penting dari sistem pertahanan rudal bersama Eropa bernama Freyja. Fire Point menyediakan rudal dan peluncurnya, sedangkan sekutu Ukraina menyediakan komponen, radar, dan pelacak sasaran.

Bersamaan dengan FP-7, Fire Point juga mengembangkan FP-9 yang diperkirakan selesai pada akhir 2026. FP-9 punya jangkauan hingga 855 kilometer dengan hulu ledak 800 kilogram. 

Jangkauan tersebut memberikan Ukraina kemampuan untuk mengebom pusat pemerintahan Rusia yang dipimpin oleh Vladimir Putin di Moskow langsung dari Kiev, ibu kotanya. Jarak Kiev dan Moskow adalah 760-780 kilometer.

Tidak hanya mampu menjangkau seluruh wilayah Moskow dari Kyiv, tetapi FP-9 memiliki sisa jangkauan sekitar 75 kilometer lebih jauh hingga ke kawasan sekitarnya. Seluruh ibu kota Rusia beserta fasilitas militer, pangkalan udara, dan pusat pemerintahan kini berada dalam jangkauan serangan balistik Ukraina.

Dengan jangkauan tersebut, FP-9 mampu menjangkau wilayah Moskow dan sekitarnya dari dalam wilayah Ukraina. Rudal balistik jenis ini jauh lebih sulit dicegat dibanding rudal jelajah atau pesawat tanpa awak, sehingga keberadaannya mengubah keseimbangan kekuatan secara drastis.

“Jika tidak ada yang mengganggu pekerjaan kami, FP-9 juga siap musim gugur ini,” tambah Terekh. Jika berhasil, Ukraina akan menjadi salah satu dari belasan negara di dunia yang memiliki kemampuan rudal balistik jarak jauh semacam ini.

Pengembangan rudal balistik buatan sendiri menjadi sangat mendesak karena Ukraina kini kekurangan peluru pencegat sistem Patriot. Pasokan dari Amerika Serikat terbatas karena Pentagon juga kesulitan mengisi stok sendiri yang terkuras oleh perang dengan Iran.

Daripada terus-menerus menunggu peluru pencegat dari luar, Ukraina memilih strategi balas menyerang, yaitu menghancurkan peluncur rudal Rusia sebelum diluncurkan.  FP-9 rencananya digunakan untuk menyerang pangkalan dan lokasi peluncuran musuh hingga ke wilayah terdalam Rusia.

Selain rudal balistik, Ukraina juga telah memiliki rudal jelajah FP-5 Flamingo berhulu ledak 1 ton dengan jangkauan hingga 3.000 kilometer, serta keluarga pesawat tanpa awak yang terbukti efektif menyerang kilang minyak dan fasilitas logistik Rusia.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *