Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah euforia turnamen sepak bola terbesar jagat raya yang kini sedang berlangsung di benua Amerika, sorotan dunia tidak hanya tertuju pada jalannya pertandingan di lapangan hijau. Dua ikon global sepak bola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kembali menjadi pusat perhatian.
Melansir The Economics Times, persaingan mereka kini tidak hanya terjadi dalam hal statistik gol atau trofi, melainkan juga dalam perebutan takhta di “klub miliarder” sebagai salah satu atlet terkaya sepanjang sejarah dunia.
Kedua legenda sepak bola ini kini telah bergabung dengan klub miliarder, menempati peringkat di antara atlet terkaya di dunia. Meskipun Cristiano Ronaldo diyakini lebih kaya, Lionel Messi tetap berada di belakangnya, menjadikan persaingan ini kian ketat dan menarik.
Meskipun perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Portugal di turnamen kali ini harus terhenti di babak 16 besar setelah ditaklukkan Spanyol, sementara Lionel Messi sukses membawa Argentina menembus babak semifinal untuk menghadapi Inggris, persaingan finansial keduanya di luar lapangan justru semakin memanas.
Adu Kekayaan Bersih Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi
Ronaldo saat ini diyakini memiliki keunggulan finansial yang tipis berkat kontrak jangka panjangnya yang bernilai fantastis di Arab Saudi bersama Al Nassr. Namun, Messi terus membayangi ketat di posisi kedua dengan pertumbuhan kekayaan yang sangat agresif.
Pada 2026, kekayaan bersih Cristiano Ronaldo diperkirakan sekitar US$ 1,2 miliar (Rp 21,7 triliun) menurut Forbes. Lionel Messi juga telah melampaui angka miliaran dolar, dengan kekayaannya diperkirakan sekitar US$1,1 miliar (Rp 19,9 triliun). Ini menempatkan Ronaldo sedikit di depan, meskipun selisih di antara mereka tetap tipis.
– Cristiano Ronaldo: Gurita Bisnis Merek Global (CR7)
Sejak awal kariernya, Ronaldo sangat fokus membangun citranya sebagai merek global yang mandiri (CR7). Melalui pendekatan kewirausahaan yang agresif, ia sukses merambah berbagai sektor industri:
Sponsor Utama: Kontrak seumur hidup dengan Nike serta kemitraan dengan berbagai merek mewah dunia.
Investasi Mandiri: Jaringan hotel mewah Pestana CR7, klinik transplantasi rambut, lini busana, hingga investasi terbaru dengan kepemilikan saham di klub sepak bola.
Kontrak Al Nassr: Di luar gaji fantastis sebagai pemain, perpanjangan kontraknya memberikan Ronaldo peran kepemilikan saham minoritas di klub tersebut.
– Pertumbuhan Strategis Lionel Messi
Berbeda dengan Ronaldo yang membangun gurita bisnis sejak dini, Messi awalnya lebih berkonsentrasi penuh pada performa sepak bolanya di lapangan sebelum akhirnya mengeksplorasi dunia investasi. Langkah finansial paling cerdas Messi terjadi saat memutuskan pindah ke Inter Miami di Major League Soccer (MLS):
Bagi Hasil (Revenue Share): Kesepakatan revolusioner dengan Apple TV (hak siar MLS) dan Adidas yang langsung mendongkrak pundi-pundi kekayaannya.
Investasi Masa Depan: Messi mendapatkan opsi kepemilikan saham di Inter Miami setelah pensiun, di samping investasinya di bidang real estat mewah, perhotelan (jaringan MiM Hotels), serta teknologi.
Komitmen Jangka Panjang: Perpanjangan kontraknya bersama Inter Miami hingga 2028 memastikan dominasi merek Messi akan terus bertahan lama di pasar Amerika Utara yang sangat menguntungkan.
(hsy/hsy)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment