
Jakarta, CNBC Indonesia– Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) (BBTN)atau BTN, Nixon Napitupulu terus mendorong transformasi Bank BTN dalam mempercepat penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dalam mewujudkan program 3 juta rumah pemerintah.
Penyediaan pembiayaan rumah yang terjangkau diharapkan dapat mengatasi persoalan kepemilikan rumah sekaligus sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi RI mengingat pembangunan rumah melibatkan 182 sektor bisnis.
Meski demikian persoalan sektor suplai rumah terkait perizinan dan sertifikasi lahan serta teknologi pembangunan rumah yang lebih murah seperti pemanfaatan bahan daur ulang. Selain itu perbaikan tata ruang rumah juga diperlukan untuk memastikan pembangunan kawasan permukiman menjadi kawasan yang ramah bagi kehidupan para penghuninya.
Dalam upaya mendorong demand rumah, BTN mengusulkan perpanjangan tenor rumah dari 20-40 tahun hingga asuransi rumah yang lebih murah untuk mengatasi besarnya biaya KPR rumah. Selain itu BTN menawarkan kredit furnitur rumah dengan bunga yang terjangkau
Seperti apa BTN memastikan program rumah terjangkau tetap mampu menjaga likuiditas dan NPL di era suku bunga tinggi? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) (BBTN)atau BTN, Nixon L.P. Napitupulu dalam Financial Talks, CNBC Indonesia (Kamis, 30/07/2026)
Leave a comment