
Jakarta, CNBC Indonesia – Instagram menguji fitur baru yang memungkinkan kreator mengunggah video horizontal berdurasi hingga 90 menit. Fitur bernama Features ini menyasar podcaster, komedian, dan kreator konten berdurasi panjang untuk memperluas persaingan dengan YouTube di industri hiburan digital.
Instagram mulai menguji fitur tersebut pada Senin bersama sejumlah kreator terpilih di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, perusahaan juga telah mengujinya di Brasil.
Features memungkinkan kreator menautkan video pendek Reels ke video lengkap. Dengan demikian, pengguna bisa melanjutkan tontonan dari potongan video yang mereka temukan di Instagram.
“Yang kini bisa Anda lakukan adalah, ketika melihat klip podcast yang Anda sukai, Anda cukup mengekliknya dan melanjutkan menonton atau menyaksikan video lengkapnya. Anda bisa mendalami kontennya dan melihat keseluruhan video karena kreator dapat menautkan Reels tersebut ke video lengkap mereka melalui Features,” kata Wakil Presiden Produk Instagram Tessa Lyons, dikutip dari The Hollywood Reporter, Selasa (27/10/2026).
Instagram berencana memperluas pengujian kepada puluhan ribu kreator di AS. Video juga akan direkomendasikan melalui halaman Explore dan bagian lain di platform tersebut.
Langkah ini dilakukan ketika Netflix, Disney, dan sejumlah platform lain mulai menghadirkan podcast serta video kreator untuk menarik lebih banyak penonton. Instagram juga menghadapi persaingan dari YouTube yang menawarkan bagi hasil 55% pendapatan iklan kepada kreator yang memenuhi syarat.
Lyons mengatakan Instagram tengah menjajaki sejumlah kesepakatan dengan kreator. Namun, perusahaan belum mewajibkan mereka mengunggah video secara eksklusif di Instagram. Kreator juga dapat membawa kerja sama iklan yang sudah ada, sementara Instagram akan membantu kreator lain mendapatkan peluang komersial.
Pada tahap awal, Features tersedia di perangkat seluler. Instagram juga berencana menghadirkan pengalaman menonton video panjang ke Instagram for TV, yang kini memperluas dukungannya ke Apple TV di AS setelah tersedia di Samsung, Fire TV, dan Google TV.
“Kami menilai pengalaman menonton terbaik untuk konten horizontal berdurasi panjang adalah melalui layar besar yang juga horizontal. Karena itu, kami memperkirakan sebagian besar aktivitas menonton secara mendalam akan berlangsung di sana seiring waktu,” ujar Lyons.
Selain itu, Instagram mengembangkan fitur Series untuk menampung Reels episodik, termasuk konten mikrodrama. Perusahaan telah menghubungi studio mikrodrama di Asia Tenggara sejak Juni untuk menguji fitur tersebut.
Instagram berencana menguji Series di lebih banyak negara dan menargetkan pengujian di AS pada akhir 2026 atau awal 2027.
Perusahaan juga menguji integrasi siaran langsung ke tab Reels dan rekomendasi siaran langsung kepada pengguna yang tidak mengikuti akun kreator. Fitur siaran langsung ini mulai diluncurkan di Indonesia dan Brasil, sebelum diperluas ke AS tahun depan.
(dem/dem)
Leave a comment