Home Finance Gaji UMR Mau Punya iPhone 18? Jangan Cuma Nabung, Ini Strateginya
Finance

Gaji UMR Mau Punya iPhone 18? Jangan Cuma Nabung, Ini Strateginya

Share
Gaji UMR Mau Punya iPhone 18? Jangan Cuma Nabung, Ini Strateginya
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone Duo. Keduanya membawa teknologi terbaru, tetapi dijual dengan harga yang tidak murah. Investasi pun bisa menjadi salah satu pilihan untuk menyiapkan dana yang tak murah.

Perlu dicatat, Apple belum meluncurkan iPhone 18 reguler. Model yang tersedia adalah iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo. Karena itu, perhitungan ini menggunakan iPhone 18 Pro ukuran biasa atau non-Max sebagai pembanding.

Dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS, berikut perkiraan harganya dalam rupiah.


Analisis berikut menggunakan varian 256 GB. Target dana yang dibutuhkan adalah sekitar Rp21 juta untuk iPhone 18 Pro dan Rp35 juta untuk iPhone Duo.

Harga tersebut masih berupa konversi dari harga Amerika Serikat dan belum menjadi harga resmi di Indonesia.

Gaji UMR, Bisakah Membelinya?

Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan.

Dengan pengaturan keuangan yang disiplin, pekerja diasumsikan masih dapat menyisihkan sekitar Rp900.000 setiap bulan.


Dengan sisa dana tersebut, terdapat tiga metode yang dapat digunakan, yakni menabung biasa, investasi pendapatan tetap, atau cicilan kartu kredit 0%.


iPhone 18 Pro masih relatif terjangkau dalam skenario ini. Pembeli dapat menabung selama sekitar dua tahun atau menggunakan cicilan 0% selama 24 bulan.

Namun, cicilan membutuhkan kartu kredit dengan limit minimal sekitar Rp21 juta.


Untuk iPhone Duo, pilihan yang lebih masuk akal adalah mengumpulkan dana terlebih dahulu.

Cicilan 24 bulan tidak cocok karena angsurannya jauh lebih tinggi daripada sisa anggaran bulanan. Pembeli membutuhkan tenor sekitar 39 bulan agar cicilan berada di bawah Rp900.000.

Kalau Mau Lebih Cepat, Bagaimana?

Pekerja dengan profil risiko tinggi dapat mempertimbangkan saham yang lebih berfluktuasi, misalnya saham PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM.

Berdasarkan data harga penutupan yang diberikan, saham ANTM naik dari Rp1.320 pada 10 September 2024 menjadi Rp3.300 pada 10 September 2026.


Secara keseluruhan, harga ANTM naik 150% dalam dua tahun. Nilainya menjadi 2,5 kali harga awal.

Untuk mendapatkan CAGR, harga akhir Rp3.300 dibagi harga awal Rp1.320. Hasilnya kemudian dihitung untuk periode dua tahun. Dari perhitungan tersebut, CAGR ANTM mencapai sekitar 58,11% per tahun.

Jika return itu diasumsikan dapat terulang dan dana Rp900.000 diinvestasikan setiap bulan, berikut hasil simulasinya.


Berdasarkan simulasi, target iPhone 18 Pro dapat dicapai dalam sekitar 17 bulan melalui ANTM. Sementara itu, target iPhone Duo dapat dicapai dalam sekitar 25 bulan.

Namun, return ANTM tidak terbentuk secara stabil. Saham tersebut naik 165,91% pada tahun pertama, tetapi turun 5,98% pada tahun berikutnya.

Karena itu, CAGR 58,11% tidak bisa dianggap pasti terulang setiap tahun. Saham dapat mempercepat pencapaian target, tetapi penurunan harga juga dapat membuat waktu pembelian menjadi lebih lama.

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *