
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah RI melalui Kementerian Kesehatan terus mendorong pengembangan layanan dan kapasitas rumah sakit untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas Kesehatan.
Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSII), Iing Ichsan Hanafi menyebutkan upaya pembenahan dan transformasi RS terus berlanjut dengan penambahan kapasitas jumlah tempat tidur dan jumlah RS. Namun pertumbuhan faskes ini masih membutuhkan upaya untuk mendorong produktivitas RS terkait tingkat hunian dari jumlah tempat tidur di atas 70% hingga optimalisasi utilisasi alat Kesehatan.
Di sisi lain, ekspansi Rumah sakit dihadapkan tantangan terkait kenaikan biaya operasional dan tuntutan efisiensi sehingga diperlukan mesin pertumbuhan RS Seperti apa upaya RS mendorong pertumbuhan industry RS di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)?
Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSII), Iing Ichsan Hanafidalam Profit,CNBCIndonesia (Jum’at, 11/09/2026)
Leave a comment